Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ingin Melupakan Mantan? Amalkan Doa Berikut

Ingin Melupakan Mantan? Amalkan Doa Berikut
Mengingat mantan dapat merusak tatanan rumah tangga yang dibangun. (Foto: NOJ/LDy)
Mengingat mantan dapat merusak tatanan rumah tangga yang dibangun. (Foto: NOJ/LDy)

Rumah tangga yang dibangun dengan segala perjuangan dapat bubrah bila salah satu pasangan ternyata masih membayangkan, apalagi berharap kepada bekas orang yang pernah singgah di hati. Karenanya, ketika perjanjian agung telah dikukuhkan di depan wali dan saksi, serta petugas pencatat nikah, maka semua kenagan bersama mantan hendaknya dilupakan.

 

Namun kadang hati selalu tergoda dan membayangkan seseorang yang pernah mengisi hati. Itulah godaan yang akhirnya tidak sedikit menjadikan rumah tangga menjadi tidak harmonis. Bahkan tidak sedikit yang berujung perceraian, naudzubillahi mindzalik.

 

Walau seseorang sudah menikah, terkadang hatinya masih belum bisa beranjak dari mantan yang pernah dicintai atau mencintai dirinya. Anak-anak muda sekarang menyebutnya 'belum bisa move on'. Begitu pun pasangan suami-istri yang sudah cukup lama menikah. Mereka bukan fokus mencintai pasangan tetapi malah mencintai perempuan atau pria lain.   

 

Memang cinta adalah urusan hati. Sehingga seseorang terkadang kesulitan untuk mengendalikannya. Namun, perlu diingat bahwa cinta bukan sesuatu yang datang tiba-tiba. Ia terlahir dari perhatian dan kasih-sayang, baik dari orang yang mencinta maupun dari orang yang dicinta.   

 

Artikel diambil dariDoa agar Segera Bisa Lupakan Mantan

 

Ada pula yang mengatakan, cinta bukan benda mati, melainkan sesuatu yang harus diperjuangkan. Sehingga bila seorang suami atau istri sudah mulai tak cinta kepada pasangannya, mereka harus berjuang bagaimana caranya agar mampu menumbuhkan dan menyuburkan kembali cinta itu di antara mereka.   

 

Doa yang Disarankan

Lantas bagaimana seorang yang terlanjur diuji dengan rasa cinta kepada orang yang bukan pasangannya? Adakah tuntunan Rasulullah SAW untuk memperbaiki hatinya? Sebab, bila dibiarkan, ia justru akan memutus tali perkawinan dan merusak bangunan rumah tangga yang sudah dibina.   

 

Berbicara masalah hati, Rasulullah pernah memberikan gambaran: Sesungguhnya hati bani Adam yang berada di antara dua jari Dzat Yang Maha-Rahman itu bagaikan satu hati saja. Dia selalu mengubah-ubahnya sesuai dengan kehendak-Nya. (HR al-Tirmidzi).   

 

 

Karena itu, ketika seseorang merasa kesulitan untuk mengendalikan hatinya, maka pasrahkanlah kepada Dzat yang maha-membolak-balikkannya, yakni Allah Subhanahu Wataala.  Dalam hadis lain, Rasulullah menyatakan: Hati itu ibarat satu lembar bulu di atas tanah yang kosong. Ia terombang-ambing oleh angin, sehingga mudah terbolak-balik. (HR. Ahmad).  

 

Karena sifatnya yang mudah berubah-ubah, hati kemudian disebut dengan kalbu atau qalbu sesuai dengan asal kata Arabnya. Karenanya, melalui doa berikut Rasulullah selalu memohon kepada Allah agar senantiasa diberi keteguhan hati di atas agama-Nya.

   

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ  

Yâ muqallibal qulûb tsabbit qalbî ‘alâ dînika.   

 

Artinya: Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu. (HR al-Nasai’).   

 

Setelah berdoa itu, Rasulullah kemudian menyambungnya dengan doa dari al-Qur’an:

 

    رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ   

 

Rabbanâ lâ tuzigh qulûbanâ ba‘da idz hadaitanâ wahablanâ min ladunka rahmatan innaka anta-l-wahhâb

 

Artinya: Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha-Pemberi (karunia). (Ali ‘Imran [3]: 8).   

 

 

Dalam riwayat lain, Rasulullah berdoa:

 

    اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا إِلَى طَاعَتِكَ  

Allâhumma, musharrifal qulûb sharrif qulûbanâ ilâ thâ‘atika   

 

Artinya: Ya Allah, Dzat yang mengurus seluruh hati, arahkanlah hati kami terhadap ketaatan kepada-Mu. (HR. Muslim).   

 

Maka bagi Anda yang ingin diteguhkan hatinya oleh Allah akibat godaan rasa cinta kepada orang yang tak sepantasnya dicinta, ada baiknya sering membaca doa di atas. Rasulullah memang tidak mengkhususkan doa tersebut untuk tujuan itu, tapi untuk semua hal yang berkenaan dengan hati yang kita sudah tak mampu mengendalikannya, maka perbanyaklah membacanya.

 

Mudah-mudahan Allah menolong hamba yang senantiasa memohon pertolongan kepada-Nya, termasuk mengendalikan perasaan hati. Tetap yakinlah kepada Allah, Dzat yang maha-membolak-balikan hati, sambil terus berdoa kepada-Nya. Sampaikan permohonan walau mungkin tak menggunakan doa ini, sebab Dia Maha-Mendengar dan Maha-Mengetahui setiap yang terbesit dalam hati. Wallahu a’lam.    

 

Ustadz M Tatam Wijaya adalah alumni Pondok Pesantren Raudhatul Hafizhiyyah Sukaraja-Sukabumi, Pengasuh Majelis Taklim ‘Syubbanul Muttaqin’ Sukanagara-Cianjur, Jawa Barat.​​​


Editor:
F1 Bank Jatim