Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ini Amalan Nabi Muhammad SAW di Hari Jumat

Ini Amalan Nabi Muhammad SAW di Hari Jumat
Usai shalat Jumat, ada ibadah yang selalu dilakukan Nabi Muhammad SAW. (Foto: NOJ/JT)
Usai shalat Jumat, ada ibadah yang selalu dilakukan Nabi Muhammad SAW. (Foto: NOJ/JT)

Jumat merupakan hari paling mulia dibanding hari lain. Pada hari itu pula seluruh umat Islam, khususnya laki-laki, melaksanakan ibadah ke masjid untuk menunaikan shalat Jumat. Dan kemulian hari Jumat dibuktikan dengan banyaknya ragam ibadah sunah yang dikerjakan khusus pada hari tersebut.

 

Dalam beberapa riwayat dikisahkan bahwa Nabi SAW melakukan aktivitas tertentu di hari Jumat. Aktivitas tersebut tidak melulu bersifat ritual, semisal  wiridan, doa, shalat, dan sejenisnya. Akan tetapi, juga suka mengerjakan ibadah yang bersifat sosial.

 

Al-Suyuthi dalam kitabnya, ‘Amal Yaum wa Lailah memberikan keterangan sebagai berikut:

 

 ويقرأ بعد الجمعة قبل أن يتكلم: الإخلاص والمعوذتين (سبعا سبعا). ويكثر من الصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم سوم الجمعة وليلة الجمعة.ويصلى راتبة الجمعة التي بعدها في بيته لا في المسجد. وما ذا يفعل بعدها؟ ويمشى بعدها لزيارة أخ أو عيادة مريض أو حضور جنازة أو عقد نكاح 

 

Artinya: Nabi SAW membaca surat al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas usai shalat Jumat sebanyak tujuh kali dan beliau juga memperbanyak shalawat pada hari Jumat dan malamnya. Ia juga mengerjakan shalat sunah setelah shalat Jumat di rumahnya, tidak di masjid. Setelah itu apa yang dilakukan Nabi SAW? Beliau mengunjungi saudaranya, menjenguk orang sakit, menghadiri penyelenggaraan jenazah, atau menghadiri akad nikah.

 

Nabi SAW mengajarkan kepada umatnya agar membiasakan membaca surat al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas sebanyak tujuh kali setelah shalat Jumat, serta memperbanyak shalawat. Usai membaca kalimat suci tersebut dan melantunkan doa, biasanya beliau melakukan shalat sunah di rumahnya.

 

Hari Jumat juga dijadikan Rasulullah SAW sebagai momentum untuk silaturahim kepada sanak-famili. Semisal, mengunjungi yang sedang sakit ataupun ditimpa musibah, membantu proses penyelenggaraan jenazah, atau menghadiri akad nikah.

 

Begitulah kebiasaan yang dilakukan Nabi di hari Jumat. Perpaduan antara ibadah murni dengan kegiatan sosial.     

 


Editor:
F1 Bank Jatim