Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ini Niat Qadla Puasa Ramadlan

Ini Niat Qadla Puasa Ramadlan
Selagi di bulan Rajab, sempatkan mengqadla utang puasa Ramadhan. (Foto: NOJ/Ika)
Selagi di bulan Rajab, sempatkan mengqadla utang puasa Ramadhan. (Foto: NOJ/Ika)

Saat ini kita sedang berada di bulan Rajab. Dan bila diberikan usia panjang, akan memasuki bulan Sya'ban dan kemudian Ramadlan. Sekadar mengingatkan bahwa bagi mereka yang memiliki tanggungan puasa Ramdlan sebelumnya, sebaiknya menjadikan bulan ini untuk mengqadla atau mengganti utang puasa tersebut.

 

Mereka yang meninggalkan puasa di bulan Ramadlan harus mengganti puasa wajib di luar bulan Ramadlan. Mereka yang mengqadla puasa Ramadlan juga wajib memasang niat puasa qadlanya di malam hari, setidaknya menurut Mazhab Syafi’i.

 

Artikel diambil dariIni Lafal Niat Qadha Puasa

 

Demikian diterangkan oleh Syekh Sulaiman Al-Bujairimi dalam Hasyiyatul Iqna’-nya sebagai berikut:

 

 ويشترط لفرض الصوم من رمضان أو غيره كقضاء أو نذر التبييت وهو إيقاع النية ليلا لقوله صلى الله عليه وسلم: من لم يبيت النية قبل الفجر فلا صيام له. ولا بد من التبييت لكل يوم لظاهر الخبر.

 

Artinya: Disyaratkan memasang niat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadlan, puasa qadla, atau puasa nadzar. Syarat ini berdasar pada hadits Rasulullah SAW: Siapa yang tidak memalamkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya. Karenanya, tidak ada jalan lain kecuali berniat puasa setiap hari berdasar pada redaksi dlahir hadits. (Lihat Syekh Sulaiman Al-Bujairimi, Hasyiyatul Iqna’, [Darul Fikr, Beirut: 2007 M/1428 H], juz II).

 

 

Adapun berikut ini adalah lafal niat qadla puasa Ramadlan:

 

 نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

 

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.

 

Artinya: Aku berniat untuk mengqadla puasa Bulan Ramadlan esok hari karena Allah SWT.

 

Semoga Allah menerima uzur dan qadla puasa Ramadlan kita. Wallahu a‘lam.​​​​

Iklan promosi NU Online Jatim