Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Innalillahi, Ny Hj Basyiroh Pendiri IPPNU Wafat di Tuban

Innalillahi, Ny Hj Basyiroh Pendiri IPPNU Wafat di Tuban
Nyai Hj Basyiroh Zawawi salah satu pendiri IPPNU semasa hidupnya. (Foto: NOJ/ Dahrul Mustaqim).
Nyai Hj Basyiroh Zawawi salah satu pendiri IPPNU semasa hidupnya. (Foto: NOJ/ Dahrul Mustaqim).

Tuban, NU Online Jatim

Kabar duka kembali menyelimuti  nahdliyin, khususnya keluarga besar Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Nyai Hj Basyiroh Zawawi salah satu pendiri IPPNU dikabarkan wafat, Selasa (19/01/2021) sekitar pukul 20.50 WIB di RSNU Tuban.



Informasi wafatnya Nyai Hj Basyiroh tersebut disampaikan salah satu putranya, Zainal Makarim. Kepada NU Online, Zainal menyampaikan kabar duka tersebut sekaligus meminta doa untuk almarhumah Ibu Basyirah. "Mohon tambahan doa dan hadiah surat alfatihah untuk almarhumah Ibu Basyirah Zawawi, semoga beliau diberikan ampunan dan rahmat Allah swt," tutur Zainal, yang tinggal bersama Nyai Hj Basyiroh di kediamannya di Jenu, Tuban.

 

Nyai Hj Basyiroh wafat di usianya yang ke-83 tahun. Semasa hidupnya, Hj Basyiroh ikut berjuang di NU sejak usia remaja, mengikuti jejak ayah dan kakeknya. Ayahnya, KH Shoimuri, merupakan Rais Syuriyah PCNU Boyolali. Sedangkan kakeknya, KH Ahmad Siradj merupakan salah satu pendiri NU di Kota Surakarta, Jawa Tengah.



Pada tahun 1955, Basyiroh muda yang tengah bersekolah di Kota Solo, ikut mendirikan IPNU Putri (kini disebut IPPNU) bersama dengan kawan belajarnya di Solo, seperti Umroh Mahfudhoh, dan lain-lain. Ia bahkan sempat menjadi Ketua PP IPNU Puteri, menggantikan Umroh. Setelah menikah dengan KH Zawawi, namanya lebih dikenal dengan sebutan Basyiroh Zawawi. Ia pun pindah ke Jenu Tuban dan tinggal di sana hingga akhir hayatnya.

 


Mengetahui kabar wafatnya Ny Basyiroh, Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Tuban, Taufiq menyatakan akan dilaksanakan shalat ghaib di Aula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tuban. Selain itu, ia akan menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT), Pimpinan Ranting (PR), dan Pimpinan Komisariat (PK) untuk melaksanakan shalat ghaib di wilayah masing-masing.

 



"Insyaallah PC IPNU-IPPNU Tuban akan melakukan shalat ghaib dan tahlil di Aula PCNU Tuban. Diharapkan untuk temen-teman pengurus mengikutinya. Dan akan menginstruksikan kepada seluruh jajaran PAC, PKPT, PR, PK se-Kabupaten Tuban untuk melaksanakan shalat ghaib dan tahlil di wilayahnya masing-masing. Surat resminya menyusul," ujar Taufiq.

 

Penulis: Dahrul Mustaqim

Editor: Romza

PWNU Jatim Harlah