Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Innalillahi, KH Syueb Zunaidi Katib NU Gresik Wafat

Innalillahi, KH Syueb Zunaidi Katib NU Gresik Wafat
Katib PCNU Gresik, KH Syuaeb Zunaidi. (Foto: NOJ/Syafik H)
Katib PCNU Gresik, KH Syuaeb Zunaidi. (Foto: NOJ/Syafik H)

Gresik, NU Online Jatim

Innanillahi wainnaillahi rajiun. Kabar duka kembali menyelimuti Nahdliyin, khususnya Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Gresik.

 

Adalah KH Syuaeb Zunaidi (67 tahun) yang hingga kini tercatat sebagai Katib PCNU Gresik dan merupakan alumni Pesantren Tebuireng wafat, Senin (16/02/2021). Almarhum meninggal usai dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina, Gresik.

 

Di kalangan warga Gresik, almarhum merupakan sosok yang  adil dan sangat hati-hati dalam menentukan hukum. Hal tersebut dibuktikan dari kesehariannya yang berkutat dengan bahtsul masail.

 

Dikenal juga sebagai kiai yang kutu buku dan kitab kuning, sehingga aktif memberikan pengajian kitab di beberapa majelis taklim.

 

“Almarhum adalah sosok kutu buku yang dibuktikan setiap ngajak saya keluar pasti menyempatkan membeli buku atau kitab kuning,” kata H Muhlisin, salah seorang keluarga.

 

Namun yang unit dari sosok Kiai Syueb, sapaan akrab almarhum adalah bahwa koleksi kitab kuning dan buku yang ada semua dihibahkan ke Pesantren Tebuireng.

 

Ditambahkan H Muhlisin bahwa Kiai Syueb suatu ketika bertanya: “Kitab-kitab sebanyak ini nanti siapa yang membaca kalau saya sudah meninggal?”

 

Dilanjutkan bahwa dirinya menyadari bahwa selama ini ilmu yang didapat adalah dari Pesantren Tebuireng. “Maka nanti kitab-kitab ini akan saya pasrahkan ke Pondok Tebuireng,” ungkap H Muhlisin yang juga Sekretaris Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Cerme, Gresik tersebut.

 

Akhirnya pada waktu ada kegiatan bahtsul masail di Gresik, Kiai Syueb bertemu dengan KH Abdul Hakiem Mahfudz atau Gus Kikin. Dan kepada  Pengasuh Pesantren Tebuireng itulah, akhirnya seluruh kitab dan buku koleksinya dihibahkan ke pesantren. Proses penyerahan koleksi referensi yang dimiliki berlangsung Oktober 2020 dan diterima oleh KH Fahmi Amrullah atau Gus Fahmi, Pengasuh Pesantren Tebuireng putri.

 

Menurut KH Khusnan Ali, sosok Kiai Syueb dikenal mulai tahun 2004 di Majelis Ulama Indonesia (MUI). “Bahkan sejak tahun 2010 hingga 2021 aktif ke kantor PCNU Gresik dan selalu mendampingi setiap ada kegiatan penting lembaga bahtsul masail,” kata Ketua PCNU Gresik tersebut.

 

Kiai Syueb juga dikenal sosok yang baik, berilmu dan tawadlu. Sehingga kelebihan berupa keluasan ilmu yang dimiliki tidak terlalu ditonjolkan.

 

"Selamat jalan  kiai, selamat beristirahat di raudlatun min riyadlil jannah,” pungkas KH Khusnan Ali.

 

Editor: Syaifullah

PWNU Jatim