Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

IPNU-IPPNU di Pasuruan Gelar Pelatihan Kain Shibori

IPNU-IPPNU di Pasuruan Gelar Pelatihan Kain Shibori
Sejumlah peserta dari PR IPPNU Gununggangsir, Beji, Pasuruan praktik kain Shibori. (Foto: NOJ/Muhammad Ma’ruf Rois)
Sejumlah peserta dari PR IPPNU Gununggangsir, Beji, Pasuruan praktik kain Shibori. (Foto: NOJ/Muhammad Ma’ruf Rois)

Pasuruan, NU Online Jatim
Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Purti Nahdlatul Ulama (IPPNU) Gununggangsir, Beji, Pasuruan menggelar pelatihan kain Shibori, Ahad (19/09/2021). Kegiatan dipusatkan di Balai Dusun Wagir Desa Gununggangsir.

 

“Kain Shobori merupakan kesenian dari Jepang yang mana untuk pembuatan polanya berdasarkan lipatan, ikatan dan pencelupan,” kata Nur Sholikha Muntiari selaku pemateri. 

 

Dirinya menyebutkan bahwa teknik pembuatan shibori mirip dengan batik jumputan. Hanya saja yang membedakan adalah dalam batik jumputan kebanyakan teknik warna dilakukan dengan mencolet atau tidak mencelupkan langsung pada zat warna. Sedangkan untuk membentuk polanya kebanyakan memakai alat bantu seperti kelereng yang diikat.

 

“Sedangkan shibori menggunakan dengan cara langsung mencelupkan pada zat warna dalamwaktu tertentu dan untuk membentuk polanya berdasarkan lipatan, ikatan dan pewarnaan,” kata Ketua PR IPPNU Desa Gununggangsir tersebut.

 

Dipilihnya pelatihan ini karena sangat efisien baik dalam hal pembuatan atau persiapan alat dan bahan yang harus disiapkan. 

 

”Selain itu bahan baku dan juga alat yang digunakan juga mudah didapatkan dan harganya pun cukup terjangkau terlebih untuk pelajar tingkat desa,” terangnya.

 

Yusril Abdilla yang merupakan Ketua PR IPNU Gununggangsir berharap pelatihan kian menyemangati kader.

 

“Saya berharap dengan kegiatan membatik ini semoga bisa memantik semangat anggota untuk terus mengikuti kegiatan yang ada, terlebih untuk kegiatan besar yang akan diadakan PR IPNU-IPPNU Gununggangsir,” pintanya.

 

Pelatihan yang merupakan aktivitas rutin disambut antusias anggota IPNU-IPPNU. Hal ini dikarenakan kegiatan kali ini berbeda dengan bisanya. 

 

“Pada rutinan ini lebih condong pada keterampilan yang dimiliki kader. Selain ilmu yang didapatkan, pengalaman praktik langsung pun juga dirasakan,” kata salah seorang peserta, M Agil Syirat.

 

Dikemukakan bahwa selama ini rutinan lebih condong ke materi atau kajian. Dan untuk rutinan ini selain mendapat materi, juga pengalaman langsung untuk pembuatan kain shibori.

 

Penulis: Muhammad Ma’ruf Rois
Editor: Syaifullah


Editor:
F1 Bank Jatim