Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

IPNU-IPPNU Kota Sumenep Jadikan Teknologi Informasi sebagai Benteng Kader

IPNU-IPPNU Kota Sumenep Jadikan Teknologi Informasi sebagai Benteng Kader
Diskusi online digelar PAC IPNU-IPPNU Kota Sumenep. (Foto; NOJ/Firdausi)
Diskusi online digelar PAC IPNU-IPPNU Kota Sumenep. (Foto; NOJ/Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

Pengembangan organisasi dalam masa pandemi, menjadi diskursus tersendiri untuk melakukan aktivitas sosial terutama dalam meningkatkan kualitas anggota. Seperti yang dilaksanakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Sumenep. Mereka menggelar diskusi online dengan tema ‘Internalisasi Teknologi: Menyiapkan Kader IPNU-IPPNU yang tanggap di Era Distrupsi’, Sabtu (30/5).

 

Literasi teknologi yang akan menjadi benteng utama para kader IPNU-IPPNU saat menghadapi era distrupsi dijadikan fokus utama untuk menarik para kader. Dengan memanfaatkan Google Meet, kegiatan berlangsung meriah.

 

"Alhamdulillah, kader demikian antusias dengan mendaftarkan diri melalui WA dan SMS kepada penitia,” kata Udik, ketua pelaksana.

 

Narasumber yang dihadirkan M Abidul Mursyid selaku Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Sidoarjo, Abul A'la Almaududi (Surabaya), dan Zainullah (Sumenep). Sedangkan moderator adalah Margo Teguh, selaku Wakil Ketua II PAC IPNU Kota Sumenep.

 

Beragam topik disampaikan oleh ketiga pemantik tentang pentingnya media informasi yang saat ini penting bagi perkembangan organisasi, terutama bagi gerakan dakwah yang dilakukan oleh setiap Badan Otonom (Banom) NU, seperti IPNU-IPPNU. 

 

"Penyimpanan kader harus disikapi oleh segenap pengurus. Di mana kader dituntut untuk banyak berperan dalam ranah teknologi yang bukan lagi sebuah kewajiban, tetapi tanggung jawabnya dalam menghadapi era digitalisasi seperti saat ini," ujar M Abidul Mursyid.

 

Ketua PC IPNU Sidoarjo tersebut menjelaskan bahwa setiap kepengurusan di kota dan kabupaten harus bisa mengaplikasikan teknologi informatika.

 

"Kondisi di setiap cabang akan maju jika sudah membuat aplikasi khusus sebagai wadah informasi bagi segenap kader," tegasnya.

 

Begitu pun Ketua PC IPNU Surabaya menyampaikan bahwa saat ini gerakan digital dalam hal dakwah perlu dikemas semenarik mungkin untuk ditayangkan di youtube sebagai salah satu upaya menghidupkan Islam Ahlusunnah wal Jamaah an-Nadhliyah yang lebih kekinian.

 

"Kami bangga kepada para pelajar Sumenep yang mulai menerapkan teknologi informasi sebagai wadah dakwah. Hal ini sudah dibuktikan dengan youtube chanelnya yang subcribernya mencapai 7ribuan. Ditambah dengan perilisan film santri yang dilakukan oleh pengurus PAC Kalianget," kata Abul A'la Almaududi.

 

Di akhir materi, Ketua PC IPNU Sumenep mengapresiasi kegiatan ini dan menyatakan kinerja pengurus cukup progresif meskipun baru dibentuk. Semangat para 
Ketua PAC IPNU Kota Sumenep berterima kasih atas berlangsungnya acara tersebut sebagai komitmen dalam melaksanakan visi organisasi ke depan.

 

"Diskusi yang berlangsung cukup memberikan stimulus penting dalam arah perkembangan IPNU-IPPNU Kota Sumenep ke depan," kata Nuris Rahmadian Arif.

 

Di akhir acara moderator menutup diskusi interaktif dengan menarik kesimpulan. Bahwa tantangan ke depan di era distrupsi adalah bukan seberapa besar kuantitas anggota untuk melakukan gerakan dakwah dan sosial. 

 

“Tetapi seberapa cepat dalam menguasai media informasi bagi seluruh kebutuhan masyarakat,” kata Margo Teguh.

 

Kontributor: Firdausi
Editor: Syaifullah
 

Iklan promosi NU Online Jatim