Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

ISNU Sidoarjo Gelar Pelatihan Penyiaran bagi Kader Muda NU

ISNU Sidoarjo Gelar Pelatihan Penyiaran bagi Kader Muda NU
Ketua PC ISNU Sidoarjo, H Sholehuddin memberikan bantuan secara simbolis alat TTG dari Kemnaker RI kepada perwakilan peserta pelatihan, disaksikan langsung oleh sekretaris PW ISNU Jatim, Selasa (24/11/2020). (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)
Ketua PC ISNU Sidoarjo, H Sholehuddin memberikan bantuan secara simbolis alat TTG dari Kemnaker RI kepada perwakilan peserta pelatihan, disaksikan langsung oleh sekretaris PW ISNU Jatim, Selasa (24/11/2020). (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Kader muda Nahdlatul Ulama (NU)  yang merupakan kaum milenial adalah generasi penerus tongkat estafet perjuangan para pengurus NU, terutama di bidang penyiaran. Oleh karenanya perlu diberikan pembekalan berupa pelatihan penyiaran guna meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) para kader muda NU.

 

Hal tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana NU (ISNU) Kabupaten Sidoarjo, H Sholehuddin saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan pelatihan penyiaran. Kegiatan ini dilaksanakan di aula kantor Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Sidoarjo, Jalan. Monginsidi Kav DPRD CIII/I, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (24/11/2020).

 

“PC ISNU Sidoarjo bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia (RI) menggelar Pembekalan  Penciptaan Wirausaha Baru Melalui Teknologi Tepat Guna (TTG) Pelatihan Penyiaran,” kata Sholehuddin.

 

Dijelaskannya, PC ISNU Sidoarjo tahun ini mendapatkan amanah dan tanggung jawab dari Kemnaker berupa bantuan TTG kepada kelompok binaan. Bagi PC ISNU Sidoarjo, ini merupakan momentum untuk memberikan pembekalan kepada para generasi muda, khususnya di lingkungan pelajar dan kader muda NU.

 

“Kami juga memberikan pembekalan kepada para peserta melalui bantuan alat penyiaran yang diberikan oleh Kemnaker. Kami berharap alat-alat tersebut bisa dimanfaatkan para peserta. Tidak hanya pada saat ini saja, karena alat-alat penyiaran itu sudah menjadi bagian dari kita,” jelasnya.

 

Widyaiswara Madya Balai Diklat Keagamaan Surabaya ini berharap, peserta pelatihan dapat  menggunakan  alat penyiaran tersebut dalam berkreatifitas. Seperti membuat konten video, film, siaran berita dan yang lainnya.

 

“Sehingga bisa bermanfaat bagi peserta, umumnya generasi muda calon wirausaha baru. Karena ini sifatnya adalah mempersiapkan dan menciptakan wirausaha baru di bidang penyiaran,“ tegasnya.

 

Lebih lanjut, H Sholehuddin mengungkapkan bahwa jumlah peserta pelatihan dibatasi oleh Kemnaker, mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi.

 

“Sehingga kami tidak bisa memberikan kesempatan yang seluas-luasnya. Sejatinya masih banyak yang ingin bergabung dalam kegiatan ini. Tapi kami berusaha kedepan, pelatihan terus berlanjut dan berjenjang, akan ada materi lain yang diberikan. Misalnya jualan online dan membuat design grafis,” ungkap pengurus PW LP Ma’arif Jawa Timur (Jatim) tersebut.

 

Sementara itu, H Misbahuddin, mewakili PCNU Kabupaten Sidoarjo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan penyiaran yang diselenggarakan oleh PC ISNU Sidoarjo. Ia juga berpesan kepada peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh.

 

“Kalian semuanya akan diberikan pembekalan, ini sangat bermanfaat untuk masa depan kalian. Kami berharap muncul kader enterpeneur-enterpreneur baru. Tidak hanya mengandalkan PNS dan bekerja di perusahaan. Tapi bagaimana bisa menciptakan usaha-usaha baru. Mudah-mudahan mendapatkan ilmu yang bermanfaat,“ tutur ketua PC LP Ma’arif Sidoarjo tersebut.

 

Siti Arum Maftuchah, koordinator panitia pelatihan, saat ditemui NU Online Jatim disela-sela acara mengemukakan, pelatihan penyiaran ini gratis dan diikuti oleh 20 orang peserta dari unsur pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat dan kader muda NU milenial yang ada di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Dengan tetap mengikuti protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19.

 

“Diharapkan melalui pelatihan ini, bisa membuka lapangan pekerjaan dan wirausaha baru bagi kader muda NU Sidoarjo. Sekaligus memfasilitasi kader NU untuk menunjukkan kreatifitas serta eksistensi NU,” ujarnya.

 

 

Ia menerangkan, pelatihan dilangsungkan selama tiga hari. Yakni mulai hari ini, Selasa (24/11/2020) hingga Kamis (26/11/2020). Panitia menghadirkan narasumber yang ahli dibidangnya, peserta pelatihan akan diberikan beberapa materi seputar penyiaran.

 

“Peserta pelatihan digembleng materi tentang public speaking, dasar-dasar jurnalistik, jenis-jenis angle kamera, broadcasting, live streaming, serta praktek penyiaran. Bahkan peserta juga akan mendapatkan materi kebijakan ketenagakerjaan secara daring dari Jakarta oleh Direktorat PPKK Kemnaker,” pungkasnya.

 

Editor: Romza

PWNU Jatim Harlah