Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Jelang Mukernas, PKB Minta Doa dan Nasihat Kiai NU Jatim

Jelang Mukernas, PKB Minta Doa dan Nasihat Kiai NU Jatim
Jajaran Pengurus DPP PKB saat silaturrahim ke para kiai di kantor PWNU Jatim di Surabaya, Ahad malam (04/04/2021). (Foto: NOJ/SD)
Jajaran Pengurus DPP PKB saat silaturrahim ke para kiai di kantor PWNU Jatim di Surabaya, Ahad malam (04/04/2021). (Foto: NOJ/SD)

Surabaya, NU Online Jatim

Sebagai partai politik yang sudah berusia 22 tahun, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah mengarungi sejarah panjang pembangunan bangsa dengan berbagai dinamika dan problematikanya. Manis dan getirnya pengalaman masa lalu diharapkan menjadi modal bagi PKB untuk terus berjuang dan berorientasi pada peningkatan kontribusi peran politik kebangsaan di masa depan.

 

Demikian disampaikan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Marzuqi Mustamar saat menerima kunjungan Ketua Umum DPP PKB A Muhaimin Iskandar di Kantor PWNU Jawa Timur Jalan Masjid Al-Akbar Timur 9 Surabaya, Ahad (04/04/2021) malam.

 

"Memori masa lalu PKB penting untuk menjadi pelajaran. Tapi jangan sampai menjadi hambatan untuk semakin maju dan meningkatkan kontibusi peran politik demi kemaslahatan umat dan bangsa ke depan," Kata Kiai Marzuqi.

 

Lebih lanjut, Kiai Marzuqi juga meminta kepada PKB agar memastikan seluruh kadernya menguatkan komitmen politik kebangsaan sebagamana garis perjuangan NU dan pesantren.

 

Sementara itu, Muhaimin Iskandar menyampaikan rasa syukurnya bisa bersilaturahmi dengan para kiai dan tokoh NU Jatim. Ia juga bahagia melihat para kiai dalam keadaan sehat wal afiat.

 

"Akibat pandemi, setahun lebih kami tidak sowan. Alhamdulillah, menjelang pelaksanaan Mukernas dan Munas Alim Ulama tanggal 8 April ini, kami bisa sowan untuk memohon doa dan arahan kepada para kiai," kata pria yang akrab disapa Gus Ami itu.

 

Wakil Ketua DPR RI itu menyampaikan bahwa gerakan politik PKB memang perlu banyak melakukan adaptasi dengan adanya pandemi Covid-19. Karena itu, pihaknya ingin menderar nasihat para kiai berkaitan dengan ide atau program supaya peran politik warga NU makin produktif dalam membangun bangsa dan negara ini.

 

"Tentu PKB tidak bisa sendirian. Kami harus terus membangun kebersamaan dengan seluruh elemen yang memiliki kesamaan komitmen kebangsaan," ujar Gus Ami.

 

Selain Kiai Marzuqi, dalam kesempatan tersebut para kiai yang hadir juga menyampaikan gagasan dan pandangannya. Antara lain KH Abdul Matin Jawahir (wakil rais), KH Ali Maschan Moesa (wakil rais), KH Syafrudin Syarif (katib), KH Ma'sum Faqih (wakil katib), KH Abd Salam Shohib (wakil ketua), KH Fahrur Rozi (wakil ketua), Prof Muzakki (sekretaris) dan H Mathorur Rozaq (bendahara). Sedangkan Gus AMI hadir didampingi oleh Jazilul Fawaid (Wakil Ketua Umum), M Hasanuddin Wahid (Sekjen) dan Abdul Halim Iskandar (Ketua DPW PKB Jawa Timur).

 

Editor: Nur Faishal


Editor:
F1 Bank Jatim