Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Kabar Gembira, Guru Madin di Jatim Dapat Beasiswa Kuliah hingga Pascasarjana

Kabar Gembira, Guru Madin di Jatim Dapat Beasiswa Kuliah hingga Pascasarjana
Sejumlah ma'had aly akan menerima guru madin yang menerima beasiswa dari Pemprov Jatim. (Foto: NOJ/NJd)
Sejumlah ma'had aly akan menerima guru madin yang menerima beasiswa dari Pemprov Jatim. (Foto: NOJ/NJd)

Surabaya, NU Online Jatim

Para ustadz dan ustadzah yang saat ini berkutat di madrasah diniyah atau Madin yang setingkat sekolah dasar akan mendapat kesempatan meningkatkan kapasitas diri. Yang diberikan adalah dengan memberikan kesempatan mereka untuk melanjutkan studi tingkat strata satu hingga pascasarjana.

 

Hal tersebut seiring dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bekerja sama dengan Kopertais Wilayah IV Surabaya. Program beasiswa peningkatan kualifikasi di sejumlah kampus, termasuk ma’had aly bagi guru diniyah.

 

”Partnership ini bisa terbangun apabila kedua belah pihak berkomitmen yang sama bahwa kualifikasi akademik bagi guru diniyah memang harus ditumbuhkembangkan,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (18/05/2021).

 

Pemprov Jatim juga menyepakati perjanjian kerja sama dengan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) negeri maupun swasta serta ma’had aly atau perguruan tinggi berbasis kitab kuning yang diselenggarakan pondok pesantren.

 

Beasiswa akan diberikan kepada 17 PTKI negeri dan swasta untuk strata satu (S1), 16 PTKI negeri dan swasta untuk program pascasarjana strata dua (S2), dan 17 ma’had aly.

 

Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih atas kesediaan berbagai pihak dalam membangun berbagai strong partnership. Khususnya dalam meningkatkan kualifikasi akademik bagi seluruh tenaga pendidik di lingkungan madrasah diniyah.

 

”Harapan kami, kerja sama Pemprov Jatim dengan perguruan tinggi serta LPPD Jatim terus berjalan ke depannya,” ucapnya.

 

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Hudiyono mengatakan terdapat 50 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang melakukan kerja sama ini.

 

”Tahun 2021, Pemprov mengalokasikan anggaran bantuan beasiswa program peningkatan kualifikasi strata satu (S1), strata dua (S2) dan ma’had aly bagi guru pendidik diniyah di Jatim sebesar Rp15 miliar,” katanya.

 

Beasiswa tersebut, kata dia, diberikan kepada 510 mahasiswa program S1 dengan rincian setiap mahasiswa memperoleh bantuan sebesar Rp10 juta. Lalu, beasiswa juga diberikan kepada 320 mahasiswa S2 dengan rincian setiap mahasiswa memperoleh Rp10 juta, serta 425 mahasantri masing-masing memperoleh bantuan sebesar Rp10 juta.

 

Ketua Pengurus Lembaga Pengembangan Pendidikan Diniyah (LPPD) Jawa Timur Abdul Hamid Syarif mengatakan kegiatan kerja sama ini telah berjalan setiap tahun.

 

“Tujuannya dalam rangka peningkatan kualifikasi guru sehingga bisa bervariasi, berpendidikan agama Islam, manajemen pendidikan agama Islam, termasuk tafsir hadist,” katanya.

F1 Promosi Iklan