Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Kader Penggerak Nahdlatul Ulama di Madura Diingatkan Tantangan Kian Berat

Kader Penggerak Nahdlatul Ulama di Madura Diingatkan Tantangan Kian Berat
Pertemuan perdana usai Corona Kader Penggerak Nahdlatul Ulama Bluto, Sumenep. (Foto: NOJ/Habib)
Pertemuan perdana usai Corona Kader Penggerak Nahdlatul Ulama Bluto, Sumenep. (Foto: NOJ/Habib)

Sumenep, NU Online Jatim

Setelah sekian bulan vakum karena pandemi Corona, Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (KPNU) Bluto, Sumenep kembali melakukan pertemuan rutin. Kegiatan dipusatkan di Masjid Al-Akbar Desa Bungbungan, Kecamatan Bluto, Jumat (21/8).

 

Sejatinya, pertemuan dilaksanakan setiap Ahad, pekan pertama setiap bulan. Namun, karena beberapa pertimbangan, pertemuan kali ini dilaksanakan Jumat.

 

Kegiatan dimulai dengan shalat Ashar berjamaah dengan imam KH Abd. Rasyid. Dilanjutkan dengan tahlil dan shalawat Nariyah yang dipimpin H Ruhamu, Syuriyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bluto.

 

Koordinator KPNU Bluto, Ustadz Warri menuturkan bahwa pertemuan rutin biasa dilaksanakan di sejumlah masjid di lingkungan Kecamatan Bluto. Hal ini dimaksudkan untuk mengaktifkan shalat jamaah di masjid tersebut, serta menjaga dari caplokan Islam trans-ideologis.

 

"Pertemuan ini merupakan rutinitas bulanan yang dilakukan oleh KPNU Bluto untuk menjaga soliditas dan militansi bagi seluruh kader penggerak. Agar tetap semangat mengabdi kepada ulama dan berkhidmat untuk bangsa," ujar Katib Syuriyah MWCNU Bluto tersebut.

 

Instruktur wilayah PKPNU Jawa Timur, Ustadz Halili mengingatkan kepada seluruh anggota KPNU Bluto agar selalu siaga. Mengingat efek dari dibubarkannya Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI telah membuat gerakan Islam trans-nasionalis banyak bermunculan.

 

"Tugas semakin berat. Soliditas dan militansi kita harus semakin diperkokoh. Mari jaga ulama dan bangsa ini dari rongrongan pengasong-pengasong khilafah," harap mantan Ketua MWCNU Bluto ini.

 

Pertemuan dipungkasi dengan pembagian ijazah KPNU dari semua angkatan kepada kader penggerak se-Kecamatan Bluto.

 

Sebagai informasi, PWNU Jawa Timur memiliki 73.616 kader penggerak, dengan rincian sebagai berikut: Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) sebanyak 841 angkatan dengan jumlah kader 70.357; Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) sebanyak 27 angkatan dengan jumlah kader 3.079.

Iklan promosi NU Online Jatim