Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Kasus Covid-19 Naik, Ini Seruan Ulama Bangkalan ke Warga

Kasus Covid-19 Naik, Ini Seruan Ulama Bangkalan ke Warga
Poster seruan Ketua MUI Bangkalan KH Syarifuddin Damanhari. (Foto: Istimewa)
Poster seruan Ketua MUI Bangkalan KH Syarifuddin Damanhari. (Foto: Istimewa)

Surabaya, NU Online Jatim

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bangkalan KH Syarifuddin Damahnhuri meminta warga Bangkalan tetap menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Hal itu diperlukan untuk memutus rantai penularan Covid-19 yang jumlah kasusnya meningkat belakangan ini.

 

"Sehubungan dengan penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini belum reda bahkan cenderung meningkat, masyarakat diimbau untuk terus mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah. Agar memakai masker, mencuci tangan, dan tidak bepergian jika tak ada kepentingan," kata Kiai Syarifudin kepada wartawan, Rabu (09/06/2021).

 

Hal sama disampaikan Ketua Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan H Abdul Hasan dan Pengurus Pondok Pesantren Syaikhona Muhammad Cholil, KH Muhammad Nasih Aschal. Keduanya mengatakan melaksanakan protokol kesehatan diperlukan untuk memproteksi keluarga dan kerabat dari bahaya virus korona.

 

Sebelumnya diberitakan, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur menyokong upaya penanganan Covid-19 di Bangkalan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jatim dan Bangkalan. Selain berkoordinasi dengan jaringan NU di kabupaten setempat upaya pencegahan, juga melakukan langkah konret dengan menyalurkan bantuan ribuan lembar masker dan alat pelindung diri (APD).

 

“Donasi itu dari Paguyuban Tionghoa Surabaya dan tadi langsung diberikan oleh Alim Markus memang mau diperuntukkan untuk Bangkalan melalui PWNU Jawa Timur,” kata Wakil Ketua PWNU Jatim KH Ahsanul Haq kepada NU Online Jatim.

 

Di hadapan Kiai Marzuki, Alim Markus menyampaikan memilih PWNU Jatim sebagai perantara karena warga Madura, termasuk Bangkalan, karena tingkat ketaatan warga Madura kepada kiai dan ulama masih tinggi. Dengan begitu Kiai Ahsan meyakini bila kiai mengimbau warga memakai masker bakal dilaksanakan, apalagi langsung diberikan masker.

 

Berdasarkan penuturan Kiai Marzuki, ia menyampaikan bahwa penularan Covid-19 di Bangkalan sudah mulai bisa dikendalikan dan terlokalisasi. PWNU Jatim juga menaruh perhatian atas peningkatan kasus Covid-19 di Bangkalan dan mendukung pemerintah dalam menangani itu.  

 

“InsyaAllah nanti sore juga ada bantuan dari PITI (Persatuan Islam Tionghoa Indonesia) Jawa Timur ada bantuan seribu APD (disalurkan melalui PWNU Jatim),” kata Kiai Ahsan.

 

Berdasarkan keterangan Kepala Polda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, data terakhir per tanggal 8 Juni 2021, konfirmasi kasus di Bangkalan mencapai 1.899 kasus. Sedangkan total kasus aktif COVID-19 sebanyak 190 orang. Nico menyebut ada kenaikan 75 kasus dari hari sebelumnya.

 

Editor: Nur Faishal


Editor:
F1 Bank Jatim Syariah (6/12)