Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Terhadap Ketua NU Pamekasan Mulai Ditangani Polda Jatim

Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Terhadap Ketua NU Pamekasan Mulai Ditangani Polda Jatim
Nahdliyin Pamekasan saat demo menuntut kasus dugaan ujaran kebencian terhadap Ketua PCNU Pamekasan, KH Taufik Hasyim segera dituntaskan.
Nahdliyin Pamekasan saat demo menuntut kasus dugaan ujaran kebencian terhadap Ketua PCNU Pamekasan, KH Taufik Hasyim segera dituntaskan.

Pamekasan, NU Online Jatim

Perkara dugaan ujaran kebencian terhadap KH Taufik Hasyim, Ketua PCNU Pamekasan yang yang diposting pemilik akun Muhammad Izzul (MI) di facebook mulai masuk babak baru. Kasus yang sebelumnya ditangani Satreskrim Polres Pamekasan tersebut, kini diambil alih Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur.

 

Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Adhi Putranto Utomo menyampaikan, sejak hari ini, Rabu (07/ 10/ 2020) kasus tersebut sudah ditangani Polda Jatim. “Perkara (dugaan hate speech, red) sudah diaambil alih oleh Ditkrimsus Polda per tanggal 7 Oktober 2020,” katanya kepada NU Online Jatim.

 

Saat ditanya terkait alasan pengambil alihan perkara tersebut, AKP Adhi hanya mengatakan bahwa Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar yang berhak menyampaikan pernyataan. “Kapolres yang berwenang berikan statement,” katanya singkat.

 

 

Adapun perkara ini, berawal dari tindakan pemilik akun MI yang mengunggah link berita NU Online Pamekasan berisi ajakan KH Taufik Hasyim agar masyarakat tidak terpengaruh isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI). Dalam caption unggahan itu, MI menuliskan kalimat "Simpatisan PKI sejak dulu" yang dibawahnya terdapat foto kiai pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Bustanul Ulum Sumber Anom, Angsanah, Palengaan tersebut. Selain itu, dibawah foto KH Taufik Hasyim juga terdapat link berita NU Online Pamekasan.

 

Unggahan MI tersebut kemudian membuat kader-kader NU Pamekasan geram. Selain itu, alumni dan simpatisan Ponpes Sumber Anom juga merasa tersinggung.

 

Akhirnya, sejumlah kader Ansor Pamekasan mengambil langkah hokum dengan melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polres Pamekasan, Jumat (02/ 10/ 2020) lalu.

 

 

Editor : Romza

Iklan promosi NU Online Jatim