Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Kaya Inovasi saat Pandemi Corona, LPBI NU Bangil Raih Penghargaan

Kaya Inovasi saat Pandemi Corona, LPBI NU Bangil Raih Penghargaan
Yoyok Wachyudi saat menerima penghargaan dari PP LPBI NU. (Foto : Istimewa)
Yoyok Wachyudi saat menerima penghargaan dari PP LPBI NU. (Foto : Istimewa)

Surabaya, NU Online Jatim

Yoyok Wachyudi, Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Bangil, Kabupaten Pasuruan meraih penghargaan karena aksi kemanusiaannya menghadapi pandemi Covid-19 (Corona). Penghargaan tersebut diterima Yoyok dari Pengurus Pusat LPBI NU.


Sebagaimana dilansir dari antaranews.com, Ketua PP LPBI NU M. Ali Yusuf dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (20/ 08/ 2020), mengatakan waktu pemberian penghargaan itu bersamaan dengan Hari Kemanusiaan Sedunia.


Ia mengatakan penghargaan yang diberikan kepada Ketua PC LPBI NU Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur itu berdasarkan kontribusi individu terkait.


Yoyok, kata dia, selama pandemi melakukan banyak upaya mencegah penyebaran Covid-19 dan mendukung masyarakat mengurangi dampak virus Corona melalui beragam kegiatan.


Ali mengatakan pria empat puluh tahun kelahiran Pasuruan, Jawa Timur tersebut dalam merealisasikan gagasannya melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pengurus Wilayah LPBI NU Jawa Timur serta PP LPBI NU agar program sesuai protokol.

"Ratusan masjid dan mushalla di wilayah Bangil dan sekitarnya telah dilakukan disinfeksi secara simultan, kemudian telah dibantu pengadaan fasilitas cuci tangan, 'hand sanitizer' (cairan pembersih tangan), masker kepada jamaah yang melakukan ibadah," kata dia.

 

Selain itu, kata Ali, Yoyok mendorong adanya protokol jaga jarak dalam ibadah serta sosialisasi dan edukasi kepada jamaah secara rutin agar waspada Covid-19.

Yoyok yang juga alumnus Pondok Pesantren KHA Wahid Hasyim Bangil, kata Ali, bersama Relawan LPBI NU Bangil membantu kepulangan para santri di beberapa pondok pesantren di Pasuruan dengan pengawalan ketat protokol kesehatan bersama Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19 terkait.

Ali mengatakan Yoyok juga bekerja sama dengan pondok pesantren di wilayahnya steril dari Covid-19

Dia mencontohkan Yoyok memimpin sterilisasi Covid-19 di pesantren dengan penyemprotan disinfektan, penyiapan masker, cairan pembersih tangan, tempat cuci tangan, bilik isolasi mandiri, ruang kesehatan disiapkan di setiap pondok pesantren sebelum para santri datang.

Ali mengatakan Yoyok juga menyelenggarakan rumah belajar di rumahnya untuk siswa yang membutuhkan fasilitas gawai dan internet untuk belajar daring.

Iklan promosi NU Online Jatim