Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Kembangkan Budaya Literasi untuk Perbaiki Proses Akademik

Kembangkan Budaya Literasi untuk Perbaiki Proses Akademik
Pembukaan KKN-DR dan Riset Instika beberapa waktu lalu. (Foto : NOJ/ Firdausi).
Pembukaan KKN-DR dan Riset Instika beberapa waktu lalu. (Foto : NOJ/ Firdausi).

 

Sumenep, NU Online Jatim

Sudah satu bulan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbasis pandemi. Model tersebut masih baru dikalangan perguruan tinggi sehingga terdapat sedikit kendala untuk mengaplikasikannya di lapangan.

 

Untuk menyempurnakan kegiatan yang telah dilaksanakan pada awal bulan Agustus,  panitia mengadakan evaluasi pelaksanaan KKN Dari Rumah (KKN-DR) dan KKN Riset bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) di aula mini, Sabtu (19/9).

 

Dalam sambutannya H. Damanhuri menyatakan bahwa KKN-DR dan Riset dinyatakan baik. Karena sudah ada sebagian peserta KKN yang mensubmit hasil risetnya ke jurnal.

 

Wakil Rektor I Instika tersebut berharap kepada panitia untuk menyempurnakan kembali Juknis pelaksanaan KKN-DR dan Riset di tahun mendatang. "Semoga kedepannya lebih sempurna dan melahirkan beragam riset yang berguna bagi masyarakat dan praktisi pendidikan," harapnya.

 

Pada kesempatan yang berbeda Paisun selaku kepala LP2M menjelaskan bahwa diadakannya evaluasi agar panitia mendapat masukan dari DPL atas pelaksanaan KKN tahun ini.

 

Saat acara berlangsung ada beberapa DPL memberikan masukan salah satunya Ach Rofiq Syuja' yang mengutarakan bahwa KKN Riset terus dilanjutkan pada kegiatan KKN mendatang.

 

Kepala Lembaga Pusat Studi Aswaja (LPSA) Instika tersebut menegaskan bahwa KKN-DR dan Riset memiliki manfaat besar bagi pengembangan penulisan dosen dan mahasiswa. "Kami berharap budaya literasi mahasiswa harus dikembangkan lewat model seperti ini," pintanya.

 

Sementara itu, pihak LP2M menyatakan akan melanjutkan program tersebut pada tahun berikutnya dengan persiapan yang lebih matang lagi.

 

Bagi hasil riset yang dimuat di jurnal terakreditasi akan diberi reward. Sedangkan untuk KKN-DR, panitia akan membuat Juknis dan sistematika penulisan pengabdian masyarakat yang sesuai dengan aturan Kopertais Wilayah Jawa Timur. "Untuk teknis pelaksanaan akan diumumkan dikemudian hari," katanya.

 

Pada saat yang sama kepala LP2M tersebut menyampaikan terimakasih kepada seluruh DPL yang telah berpartisipasi dan menyukseskan pelaksanaan KKN. "Masukan DPL benar-benar berharga bagi kami dan bisa menyempurnakannya di tahun mendatang," pungkasnya.

 

Editor : Romza

Iklan PWNU Jatim