Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ketua Ansor Se-Madura Berkumpul di Pamekasan, Ingatkan Umat Akhlak Leluhur

Ketua Ansor Se-Madura Berkumpul di Pamekasan, Ingatkan Umat Akhlak Leluhur
Empat Ketua PC GP Ansor se-Madura saat bertemu Siti Khotijah, ibunda Mahfud MD di rumahnya di Jl Dirgahayu Kelurahan Bugih, Kecamatan/ Kabupaten Pamekasan. (Foto: NOJ/ Mulyadi Izhaq).
Empat Ketua PC GP Ansor se-Madura saat bertemu Siti Khotijah, ibunda Mahfud MD di rumahnya di Jl Dirgahayu Kelurahan Bugih, Kecamatan/ Kabupaten Pamekasan. (Foto: NOJ/ Mulyadi Izhaq).

Sumenep, NU Online Jatim

Beberapa hari lalu kediaman Siti Khotijah, Ibunda Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Pamekasan didatangi sekelompok orang, Selasa (01/12/2020). Video kedatangan massa tersebut viral di jagat media sosial.

 

Buntut dari peristiwa tersebut, Satkorcab Banser Pemekasan mengerahkan anggotanya untuk menjaga rumah Ibunda Mahfud MD. Dan hari ini, Jumat (04/12/2020), seluruh Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor se-Madura berkumpul di kediaman ibunda Mahfud MD.

 

Hal ini dilakukan dalam rangka menjalankan instruksi Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor untuk memastikan kondusifitas dan keamanan ibunda Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut.

 

Syafiuddin mengatakan, bahwa GP Ansor se-Madura satu komitmen menjaga keadaan ibunda Mahfud MD agar kondusif dan aman. Ketua PC GP Ansor Pamekasan tersebut juga menyampaikan, sebagai masyarakat Madura tidak sepantasnya melakukan persekusi, apalagi secara bergerombol menggeruduk orang yang sudah sepuh.

 

Sebab, hal itu bertentangan dengan tradisi dan nilai-nilai masyarakat Madura yang mengedepankan bhapa’, bhabu’, guru, ratoh, yakni tradisi atau sikap menghormati kepada bapak, ibu, guru, dan pemerintah.

 

“Kami GP Ansor se-Madura mengajak seluruh masyarakat Madura menjaga suasana agar kondusif. Yang paling penting menjaga nilai-nilai luhur sebagai orang Madura yang menempatkan persaudaraan sebagai pondasi utama. Kami yakin orang-orang Madura lebih mengedepankan akhlakul karimah,” ungkap Wakil Ketua DPRD Pamekasan tersebut.

 

Syafi juga menyampaikan, personil Banser akan tetap melakukan pengamanan di rumah ibunda Mahfud MD di Jl Dirgahayu Kelurahan Bugih, Kecamatan/ Kabupaten Pamekasan selama satu minggu kedepan. Bahkan, jika diminta kapanpun Banser siap menjaga dan memberi keamanan demi misi kemanusiaan.

 

"Penjagaan akan dilakukan sampai tujuh hari dari kejadian. Sesuai dengan kesepakatan pihak keamanan Polri-TNI," ungkapnya.

 

Sementara itu, Kiai Qumri Rahman juga menyebutkan, bahwa konsolidasi Ketua GP Ansor se-Madura ini bertujuan menjaga silaturahmi dan kerukunan masyarakat Madura yang dikenal dengan keluhurannya dan memegang teguh nilai-nilai Islam.

 

“Kehadiran kami disini berdasarkan instruksi dari Pimpinan Pusat untuk memastikan ibunda Mahfud MD sehat wal afiat. Disamping itu juga dalam rangka menjaga stabiltas dan keharmonisan warga Madura, khususnya di Pamekasan," ungkap Kiai Qumri kepada NU Online Jatim saat di lokasi.

 

Ketua PC GP Ansor Sumenep tersebut menambahkan, jika tidak suka kepada kebijakan atau komentarnya Mahfud MD, hendaknya tidak dilampiaskan ke ibundanya yang tidak tahu apa-apa.

 

"Kita di Madura memiliki tradisi abhek-rembhek (musyawarah). Bukan lantas mengambil tindakan sepihak seperti kemarin (penggerudukan). Itu tidak baik dan jauh dari tradisi kita sebagai orang Madura,” ucap Mantan Ketua PC Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor (MDSRA) Sumenep ini.

 

 

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula  KH Ahmad Khoiron Zaini Ketua PC GP Ansor Sampang dan KH Hasani Zubair Ketua GP Ansor Bangkalan. Kehadiran mereka ke kediaman ibunda Mahfud MD didampingi Pengurus Harian PC GP Ansor dan Kasatkorcab Banser se-Madura.

 

Penulis: Habib/ Mulyadi/ Syarofi

Editor: Romza


Editor:
F1 Promosi Iklan