Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ketua BKNU Jatim Sampaikan Pesan-Pesan Kepemimpinan

Ketua BKNU Jatim Sampaikan Pesan-Pesan Kepemimpinan
Prof Mahmud Mustain, Ketua BKNU Jawa Timur. (Foto: NOJ/jt)
Prof Mahmud Mustain, Ketua BKNU Jawa Timur. (Foto: NOJ/jt)

Surabaya, NU Online Jatim
Setiap pemimpin memiliki visi dan misi masing-masing untuk menakhodai sebuah organisasi. Diperlukan sikap yang baik agar organisasi tetap terkendali dan memberikan dampak kebaikan kepada masyarakat.

 

Prof Mahmud Mustain mengatakan dalam acara bincang santai ikatan alumni Jawa Timur dengan para kandidat ketua umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IAITB) untuk memiliki misi keikhlasan.

 

“Saya yakin delapan orang ini baik-baik semua, sebab kita tahu bahwa organisasi kita ini membutuhkan misi keikhlasan yang luar biasa. Jika tidak ada misi keikhlasan, kita tidak bisa aktif,” katanya.

 

Ketua Badan Kemaritiman Nahdlatul Ulama (BKNU) Jawa Timur ini menambahkan, hanya dengan kunci keikhlasan calon ketua IAITB bisa membawa nama baik organisasi ke depan. Serta bisa memberikan dampak yang baik kepada semuanya, khususnya kepada masyarakat.

 

“Itu hanya keikhlasan. Jika pura-pura ingin nimbrung tidak akan bertahan lama, sekali dua kali rapat sudah bosan. Tetapi kalau misikeikhlasan besar, ingin ikut berkontribusi memberikan manfaat kepada almamater, kepada anggota dan masyarakat, insyaallah istikamah,” tambahnya, Selasa (09/02/2021).

 

Dosen tetap Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menuturkan, IAITB adalah organisasi yang sifatnya volunteer, jadi ketika ada yang kalah tidak menjadi masalah. Tetapi semua calon kandidat nantinya, tetap peduli dan dikembalikan semaunya kepada Allah.

 

“Dan itu siapun yang jadi harus disinergikan. Jangan kemudian yang tidak jadi itu merasa lepas. Itulah sifanya organisasi yang betul-betul volunteer. Bukan organisasi mencari profit, begitu terlempar kemudian pergi. Bahkan jangan menjadi oposisi. Khasnya organisasi volunteer itu kalah menang tidak masalah, yang penting bagaimana perbuatan kita. Bukan gol kita,” tuturnya.

 

Ia memiliki harapan besar kepada calon ketua umum IAITB, agar pemimpin terpilih agar memiliki sifat tenggang rasa dan juga optimis.

 

“Jadi poin besar dalam pemilu IAITB ini saya berharap semua kandidat setelah pemilu tidak ada ketersinggungan. Saya yakin delapan kandidat ini memiliki tekad baik dan rasa ikhlas yang tinggi," pungkasnya.

 

Editor: Risma Savhira


Editor:
F1 Bank Jatim