Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ketua GP Ansor Pamekasan: Pahlawan Kini Pejuang Covid-19

Ketua GP Ansor Pamekasan: Pahlawan Kini Pejuang Covid-19
Syafiuddin, Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pamekasan. (Foto: NOJ/ Syarofi).
Syafiuddin, Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pamekasan. (Foto: NOJ/ Syarofi).

Pamekasan, NU Online Jatim

Hari ini adalah hari bersejarah karena tepat tanggal 10 November 2020 merupakan hari pahlawan yang sangat patriotis bagi bangsa Indonesia. Bagaimana tidak? tepat tanggal 10 Novembel 1945 silam, rakyat dan para pejuang bertempur melawan tentara inggris di Surabaya untuk merebut kembali kemerdekaan.

 

Alhasil, meskipun jumlah pasukan Indonesia saat itu tidak sebanding dengan pasukan Inggris yang berjumlah 15.000 tentara, warga dan para pejuang berhasil memenangkan pertempuran saat itu.

 

Dari pertempuan itulah, ditetapkan sebagai hari pahlawan oleh Presiden Soekarno melalui Keppres Nomor 316 Tahun 1959 pada 16 Desember 1959.

 

Lalu, bagaimana sikap dan peran para pemuda dalam mengisi dan meneruskan perjuangan para pahlawan yang telah gugur?

 

Syafiuddin, Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pamekasan memberikan pemahaman tentang makna hari pahlawan, khususnya bagi kalangan pemuda. "Hari Pahlawan ini bisa kita maknai dengan ketegasan dan keutuhan prinsip kita untuk mencintai negeri ini dengan setulus hati," ujar Syafi' kepada NU Online Jatim, Selasa (10/11/2020).

 

Wakil Ketua DPRD Pamekasan itu mengajak pemuda, khususnya kader Ansor untuk menghormati para pahlawan. "Selain itu, menghormati para founding father dan pahlawan kita yang telah gugur melalui sambungan doa sepanjang hari," imbuh Syafi'.

 

Pria berkelahiran 19 Oktober 1986 itu juga mengajak kaum muda melalui momentum hari pahlawan ini bisa menghasilkan kemandirian diri. "Bisa manadiri dalam berfikir, bertindak dan bisa melaksanakan tanggung jawab sebagai warga negara yang baik," terang alumni Universitas Islam Madura (UIM) tersebut.

 

Mantan aktifis PMII Pamekasan itu berharap, melalui momentum hari pahlawan ini lahir pemuda yang memiliki jiwa seperti pejuang. "Saya berharap lahir penerus bangsa dan bisa menjalankan spirit kepahlawanan, khususnya di Ansor Pamekasan. Sehingga bisa menjaga dan merawat bangsa yang besar ini," harapnya.

 

"Selain itu, jadilah pemuda yang baik. Tidak menebar hoaks dan selalu menebarkan kebaikan sebagaimana misi pahlawan dulu," tambah syafi'.

 


 

Alumni MA Almardliyyah itu juga memberikan apresiasi kepada tim medis yang berjuang di garda terdepan dalam menangani Covid-19. Bahkan nyawa mereka terancam saat menangani pasien Covid-19. Sebab, pasien yang ditangani terserang virus yang mematikan ketika menyerang manusia. "Mereka (tenaga medis pejuang Covid-19, red) juga bagian dari para pahlawan hari ini. Semoga diberikan ketabahan dan kesehatan," tukas Syafi’.

 

Editor: Romza

Iklan promosi NU Online Jatim