Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ketua NU Bangkalan Imbau Program Kerja Terarah bukan Diarahkan

Ketua NU Bangkalan Imbau Program Kerja Terarah bukan Diarahkan
Kegiatan Muskercab PCNU Bangkalan. (Foto: NOJ/Abdullah Hafidi)
Kegiatan Muskercab PCNU Bangkalan. (Foto: NOJ/Abdullah Hafidi)

Bangkalan, NU Online Jatim

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangkalan Madura masa khidmah 2017-2022 mengadakan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab). Kegiatan yang bertempat di Pondok Pesantren Al-Hikam Dusun Naroan, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan ini digelar pada Sabtu (19/12/2020).

 

Dalam sambutan pembukaannya, KH Muhammad Makki Nasir menegaskan bahwa Muskercab merupakan salah satu program amanah dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Nahdlatul Ulama (NU) yang sedianya diadakan sekali dalam setahun.

 

"Murkercab ini perlu dilakukan untuk menjalankan program dari AD/ART," kata KH Muhammad Makki Nasir.

 

Namun, kiai yang akrab disapa Ra Makki ini sedikit menyayangkan karena PCNU Bangkalan masih bergelut dengan rencana pembahasan program-program ke depan.

 

"Kita sudah berjalan dua tahun, tapi masih mau membicarakan program. Apa mungkin karena terlalu besar?," sesalnya.

 

Menurutnya, PCNU Bangkalan memiliki sebanyak 20 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), sedangkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bangkalan terdiri dari 18 kecamatan. Oleh karena itu, PCNU Bangkalan memiliki potensi yang sangat besar.

 

"Kabupaten Bangkalan ada 18 kecamatan, kita 20 MWCNU. Kita lebih besar dari Pemda, harusnya kita bisa lebih punya peran," tuturnya.

 

Berangkat dari kondisi inilah, Ra Makki kembali mengingatkan kepada jajaran pengurus MWCNU, lembaga dan badan otonom yang hadir agar menyatukan pikiran dan fokus.

 

"Satukan pikiran dan kita fokus ke program kerja yang disusun harus berjalan dengan tepat dan terarah, dan jangan sampai diarahkan," pungkasnya.

 

 

Editor: Risma Savhira​​​​​​​​​​​​​​

Iklan promosi NU Online Jatim