Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ketua NU Sumenep Imbau Masyarakat Ikut Vaksinasi

Ketua NU Sumenep Imbau Masyarakat Ikut Vaksinasi
Ketua PCNU Sumenep, KH Pandji Taufiq saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media, Sabtu (16/01/2021). (Foto: NOJ/ Mahrus Ali).
Ketua PCNU Sumenep, KH Pandji Taufiq saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media, Sabtu (16/01/2021). (Foto: NOJ/ Mahrus Ali).

Sumenep, NU Online Jatim

KH Pandji Taufiq, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep menyatakan mendukung adanya vaksinasi Covid-19 yang merupakan program pemerintah. Selain itu, Kiai Pandji juga mengimbau masyaarakat ikut menyukseskan program vaksinasi tersebut.

 

"Bagi Nadhlatul Ulama, kami menghimbau agar masyarakat untuk ikut vaksinasi," kata Kiai Pandji kepada awak media, Sabtu (16/01/2021).

 

Menurutnya, vaksin bukan saja melindungi diri sendiri tetapi demi kemaslahatan bersama. "Karena vaksinasi menjaga orang lain bukan hanya kita," tegasnya.

 

Dengan vaksin menjadikan kepercayaan bangsa ini  bangkit. Sebab, lanjut Kiai Pandji, banyak persoalan yang terbengkalai akibat adanya wabah Covid-19. "Saya pribadi merasa prihatin karena sekolah sudah satu tahun pendidikan belum normal. Bagaimana ini hancur jika pendidikan seperti ini terus menerus," ujarnya.

 

Sedangkan berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep sementara ada 3.415 sasaran vaksinasi di wilayah kabupaten ujung timur pulau Madura tersebut. Meliputi 2.726 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Sedangkan lingkup Dinkes dan sekitarnya ada 128 sasaran, RSUD 387 sasaran, RSI 113 sasaran, dan SPSU ada 61 sasaran.

 

Terkait beredarnya sejumlah kabar terkait vaksinasi, Kiai Pandji berharap supaya masyarakat tidak termakan dengan berita hoaks soal vaksin. "Lebih baik bertanya langsung kepada ahlinya," tuturnya.

 

 

Selain vaksin dari pemerintah, hal penting yang harus dilakukan adalah vaksinasi secara batin seperti melalui doa dan bacaan. "Jika baca bismillah  secara istiqamah itu adalah vaksin juga," pungkas Kiai Pandji.

 

Editor: Romza

Bank Jatim (31/7)