Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ketua PMII Sumenep Ajak Mahasiswa Kawal Kepentingan Bangsa

Ketua PMII Sumenep Ajak Mahasiswa Kawal Kepentingan Bangsa
Qudsiyanto dipercaya sebagai Ketua Umum PMII Sumenep. (Foto: NOJ/Habib)
Qudsiyanto dipercaya sebagai Ketua Umum PMII Sumenep. (Foto: NOJ/Habib)

Sumenep, NU Online Jatim

Helatan Konferensi Cabang (Kofercab) XVII Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumenep telah usai dilaksanakan, Ahad (02/05/2021). Permusyawaratan tertinggi di tingkatan cabang tersebut dipusatkan di Aula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat.

 

Konferensi yang digelar sejak Jumat (30/04/2021) tersebut menetapkan Qudsiyanto sebagai Ketua Umum dan Nur Waida sebagai Ketua Korp PMII Putri (Kopri) Sumenep masa khidmat 2021-2022.

 

Usai ditetapkan, Qudsi sapaan akrabnya, menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader PMII Sumenep yang telah turut serta dalam mensukseskan gawe ini dan mempercayakan dirinya sebagai ketua umum.

 

Kader PMII Komisariat Guluk-guluk ini berpesan bahwa Konfercab bukanlah akhir dari segalanya. Akan tetapi, menurutnya hal ini merupakan awal dari proses pendewasaan dalam berproses di dunia organisasi, khususnya kemahasiswaan.

 

“Konfercab ini adalah proses pendewasaan untuk berpikir, bagaimana kader dapat mengasah ilmu dan pengalamannya selama penempaan dalam dunia organisasi,” ujarnya kepada NU Online Jatim.

 

Dirinya pun berharap, semoga PMII semakin jaya, serta mampu hadir di tengah masyarakat.

 

“Bahwa sebagai mahasiswa, dituntut untuk selalu berada di garda terdepan mengawal kepentingan bangsa. Tidak hanya sebatas wacana, namun disertai dengan aksi nyata,” ungkapnya.

 

Ia pun menceritakan, bahwa motivasi awal dirinya mencalonkan diri tiada lain ialah untuk berproses dalam menempa diri dan menimba ilmu di dunia organisasi.

 

“Saya ingin mengasah diri dan terus belajar bagaimana memimpin, sejak tingkatan terendah hinggal tingkatan selanjutnya,” tutur mantan Ketua 1 PMII Sumenep ini.

 

Komitmen untuk PMII Sumenep

Komitmen yang akan dilakukan oleh mantan Ketua Komisariat Guluk-guluk ini ialah akan melaksanakan grand desain yang telah dicanangkan dalam visi dan misi, yakni one person, one skill, yaitu satu kader dengan satu keterampilan.

 

Untuk menjalankan hal itu, pria kelahiran Lenteng Sumenep 23 tahun lalu ini menyebutkan diperlukan pemetaan potensi kader. Mengingat, hal ini nantinya akan ada keterkaitan dengan visi yang diusung, yaitu meningkatkan kualitas anggota dan kader PMII Sumenep dengan berbasis soft skill.

 

“Untuk mewujudkan hal itu perlu mapping potensi dulu dari setiap komisariat maupun rayon, melalui format kaderisasi cabang,” jelas Gubernur Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syari’ah Instika periode 2017-2018 ini.

 

Selain itu, nantinya ia akan membentuk tim pendampingan terhadap kader dalam menjalankan program khusus yang berkaitan dengan peningkatan kualitas anggota dan kader, berdasarkan fokus fakultatif dan karakteristik masing-masing.

 

“Hingga akhirnya, akan dibuat program pelatihan berkelanjutan yang diakomodir oleh pengurus cabang melalui program kerja cabang, dengan berdasarkan kebutuhan era kekinian,” pungkasnya.

 

Editor: Syaifullah 

F1 Promosi Iklan