Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ketua Umum PB PMII: Kader Harus Ingat Nilai Dasar Pergerakan

Ketua Umum PB PMII: Kader Harus Ingat Nilai Dasar Pergerakan
Gus Abe melantik PC PMII Kabupaten Lamongan. (Foto: NOJ/M Idris Muzaki) 
Gus Abe melantik PC PMII Kabupaten Lamongan. (Foto: NOJ/M Idris Muzaki) 

Lamongan, NU Online Jatim.
Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lamongan resmi dilantik, Selasa (21/09/2021). Acara yang bertempat di gedung olahraga ini berjalan khidmat dan lancar. 

 

Hadir pada acara ini, KH Abdul Ro'uf selaku Wakil Bupati Lamongan,  Muhammad Abdullah Syukri atau Gus Abe sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PMII dan Abdul Ghoni, Ketua Pengurus Koordinator Cabang (Koorcab) PMII Jawa Timur.

 

“PMII Lamongan punya keberanian mendatangkan seorang pendiri dan pencetus PMII. Tapi tidak tahu, apakah berani dengan seniornya apa tidak?” kata Gus Abe saat sambutan.

 

Dikemukakan bahwa setiap kader harus tetap patuh terhadap senior. Demikian pula harus saling bersinergi tanpa ada kepentingan yang mencederai. 

 

Dirinya meyakini bahwa PMII di seluruh Indonesia memiliki ciri khas masing-masing dalam kaderisasi maupun hal lain. Demikian juga memberikan kebebasan mau jadi apapun tidak ada masalah.

 

“Jadi pendidik, di pemerintahan, dokter dan apapun itu yang terpenting tidak lupa nilai dasar pergerakan PMII,” harapnya.

 

Sementara itu, Abdul Ghoni menyampaikan bahwa satu periode bukanlah waktu yang singkat kalau kita bergerak secara seksama. Karenanya, kewajiban pengurus juga harus menjalankan kewajiban yaitu organisasi, kaderisasi, advokasi, dan dakwah di kampus.

 

“Meskipun pandemi Covid-19, kita terus dipaksa untuk menjalankan organisasi dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengasah intelektual kader,” katanya.

 

Terkait advokasi, PMII Lamongan tentu akan berada di garis depan untuk selalu mengawal dan mengingatkan pemerintah daerah dan juga mengadvokasi apa yang menjadi persoalan masyarakat.

 

“Setelah 61 tahun, PMII ibarat pohon yang untuk menanam bibit butuh proses panjang dan penuh kesabaran, serta terus bergerak dan berkembang,” kata pendiri PMII, Kiai Munshif Nahrawi.

 

Dirinya juga bangga lantaran saat melakukan kunjungan ke sejumlah kawasan sudah menemukan petikan buah yang bagus dari kader PMII.

 

“Kita punya misi besar sebagai wadah yang harus tetap mempertahankan NKRI harga mati,” katanya dihadapan undangan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan kader se-Kabupaten Lamongan tersebut.    

 

Dirinya juga berpesan agar seluruh kader mengibarkan bendera PMII juga Nahdlatul Ulama (NU).

 

“NU punya madrasah mulai dari kecil hingga besar. Inilah yang akan menjadikan sumber penerus, dan sekali lagi pesan saya, tetap kibarkan bendera PMII dan NU,” tegasnya.

 

Pada kegiatan ini seluruh peserta dan undangan memakai masker, mencuci tangan. Mereka juga harus melakukan pengecekan suhu badan sebelum masuk ke lokasi pelantikan. 

 

Penulis: M Idris Muzaki 
Editor: Syaifullah


Editor:
F1 Bank Jatim Syariah (6/12)