Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

KH. Marzuqi Mustamar Buka Konfercab PCNU Kabupaten Probolinggo

KH. Marzuqi Mustamar Buka Konfercab PCNU Kabupaten Probolinggo
Konfercab IX PCNU Kabupaten Probolinggo akan dibuka secara resmi oleh KH Marzui Mustamar, Ketua PWNU Jatim. (Foto: NOJ)
Konfercab IX PCNU Kabupaten Probolinggo akan dibuka secara resmi oleh KH Marzui Mustamar, Ketua PWNU Jatim. (Foto: NOJ)

Proboliggo, NU Online Jatim

Konferensi Cabang (Konfercab) IX Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo siap dilaksanakan hari ini, Ahad (23/8). Permusyawaratan tertinggi di tingkat PCNU ini dipusatkan di Graha An-Nahdliyah NU Desa Warujinggo, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

 

Konfercab yang mengambil tema ‘Meneguhkan Kemandirian Menuju Satu Abad Kejayaan NU’ ini rencananya dibuka secara resmi oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Marzuqi Mustamar.

 

Konfercab akan diikuti secara terbatas oleh 350 orang peserta terdiri dari seluruh PCNU, lembaga, badan otonom (Banom), Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) meliputi ketua, sekretaris, rais, katib dan  Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (ketua dan rais) se-wilayah Kabupaten Probolinggo.

 

Sekretaris PCNU Kabupaten Probolinggo, Syukron Dosi yang ditunjuk sebagai ketua pengarah menjelaskan, konferensi tetap dilaksanakan setelah melakukan konsultasi kepada PWNU Jatim. Namun demikian, dalam pelaksanaannya tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

 

”Insyaallah Ketua PWNU Jatim KH Marzuki akan hadir untuk membuka konferensi,” ujarnya.

 

Alumnus Pesantren Zainul Hasan, Genggong ini menjelaskan bahwa penerapan protokol kesehatan akan dilakukan dengan ketat. Karenanya disediakan bilik sterilisasi, hand sanitizer, pamakaian masker dan face shield serta physical distancing.

 

“Ha itu dilakukan sebagai teladan bagi masyarakat bagaimana menyelenggarakan kegiatan di tengah pandemi,” jelasnya.

 

Ada yang berbeda dari kegiatan ini. Bahwa seluruh pembiayaan konferensi digali dar sumbangan Nahdliyin atau warga NU. Hal tersebut sebagai ikhtiar dan menunjukkan bahwa kegiatan bersifat mandiri dengan tidak berharap dari kalangan lain.

 

"Lewat Gerakan #KoinKonferensi Untuk pertama kalinya, kegiatan konfercab ditanggung oleh Nahdliyin sendiri yang tidak ada motif apa pun selain niat mengabdi untuk NU. Dan hal ini bisa menjadi langkah pertama bagi PCNU seluruh Indonesia," tegasnya.

 

Selain itu, permusyawaratan ini diharapkan menjadi model bagi kegiatan serupa yang akan digelar di Jawa Timur saat pandemi Corona. Dengan demikian, di kabupaten dan kota yang akan melaksanakan konferensi, dapat belajar sebagaimana di kawasan ini.

 

“Sehingga konferensi pertama di Jawa Timur pada masa pandemi ini akan menjadi role mode bagi PCNU lain yang akan menyelenggarakan kegiatan dengan mendatangkan peserta yang cukup banyak,” ungkap alumnus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya tersebut.

 

Karena itu dirinya meminta doa berkah dari berbagai kalangan agar pelaksanaan konferensi berjalan sukses. Hal tersebut bisa dilihat dari terpilihnya kepengurusan baru dan amanah konferensi dapat dijalankan susuai harapan.

“Doakan akan terpilih pimpinan dan pengurus NU yang sinergis dalam menguatkan kemandirian dan pengabdian untuk kejayaan NU jelang satu abad," pungkas Wakil Sekretaris PWNU Jatim ini.

Iklan promosi NU Online Jatim