Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Kiai Marzuki Ingatkan Menjaga Nasionalis di Momen Buka Bersama

Kiai Marzuki Ingatkan Menjaga Nasionalis di Momen Buka Bersama
KH Marzuki Mustamar saat memberikan sambutan. (Foto: NOJ/Totok)
KH Marzuki Mustamar saat memberikan sambutan. (Foto: NOJ/Totok)

Surabaya, NU Online Jatim

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar buka bersama seluruh Pengurus PWNU Jatim, Menteri Desa, Halim Iskandar, Gubernur Jatim yang diwakili Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak.

 

Turut hadir juga Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afianta, Kodam V Brawijaya yang diwakili Brigjen TNI Bagus Budianto dan berbagai tamu undangan. 

 

Acara ini pun digelar di gedung PWNU Jatim Jalan Masjid Al Akbar Timur No 9 Surabaya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

 

Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar dalam sambutannya bersyukur atas kehadiran para undangan yang telah sudi hadir dan turut mensukseskan acara ini. 

 

Dalam kesempatan yang penuh barokah itu, Kiai Marzuki tidak bosan-bosannya berpesan, agar terus berkomitmen menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab ini merupakan ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah didapatkan rakyat Indonesia, serta wujud nasionalisme dan cinta tanah air. 

 

"Komitmen dan kesungguhan kita menjaga NKRI negeri yang dianugerahkan Allah kepada kita. Asal Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap utuh, tetap berdaulat, tetap rukun, tetap aman, tetap damai, asal bisa seperti itu insya Allah khususnya umat Islam akan baik-baik saja," kata Kiai Marzuki, Selasa (04/05/2021).

 

Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Gasek, Malang memaparkan, menjaga keutuhan negara adalah hukumnya wajib, wajibnya seperti menjaga agama itu sendiri. Berpangkal pada hal tersebut, menurut Kiai Marzuki tidak boleh ada yang perlu dianak tirikan terkait agama dan negara, sebab keduanya merupakan hal yang mutlak untuk terus dijaga keutuhannya. 

 

"Kata Bung Karno, Jangan sampai yang nasionalis terlalu kenasionalisannya akhirnya sekuler. Yang beragama, Jangan mabuk dengan agamanya lalu atas alasan dengan kedok agamanya kemudian memporak-porandakan persatuan, menghancurkan NKRI, jangan," lanjutnya. 

 

Kiai Marzuki pun mengajak kepada semuanya agar, gisruh ricuh yang terjadi di sebagian negara timur tengah menjadi refleksi dalam membangkitkan semangat menjaga keutuhan NKRI. 

 

"NKRI tanpa agama tidak barokah dan agama tanpa utuhnya NKRI juga tidak bisa jalan seperti yang terjadi di beberapa negara di Timur Tengah. Sekali lagi kita tetap berkomitmen jaga Islam Ahlussunnah wal Jamaah dan jaga NKRI harga mati," pungkasnya.

 

Editor: Risma Savhira

F1 Bank Jatim  Syariah 17/9