Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Kiai Marzuki Mustamar: Kapolda Baru Hendaknya Jaga Kondisi Jatim

Kiai Marzuki Mustamar: Kapolda Baru Hendaknya Jaga Kondisi Jatim
Ketua PWNU Jatim saat bersama polisi. (Foto: NOJ/Fkt)
Ketua PWNU Jatim saat bersama polisi. (Foto: NOJ/Fkt)

Surabaya, NU Online Jatim

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur berhadap, suasana aman dan nyaman, serta guyub saat ini dapat terus dijaga. Hajatan pemilihan kepala daerah dan masih dalam suasana pandemi hendaknya kian meningkatkan peran serta semua pihak dalam menjaga suasana.

 

Penegasan ini disampaikan Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar atas terpilihnya Kapolda Jatim, Nico Afinta.

 

Secara khusus, Pengasuh Pesantren Sabilurrosyad Kota Malang tersebut mengemukakan bahwa selama ini Jatim tetap guyub rukun, utamanya dalam situasi Covid-19. Hal tersebut tidak lepas dari kiprah Kapolda Jatim sebelumnya, Irjen Fadil Imran.

 

“Irjen Fadil telah mampu menjadikan Jawa Timur guyub rukun. Terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19 yang berhasil menurunkan angka penyebaran  dengan membentuk Kampung Tangguh hingga Tim Covid-19 Hunter,” katanya, Sabtu (20/11/2020). 

 

Dosen di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Kota Malang tersebut juga mengucapkan selamat datang ke kampung halaman pada Irjen Nico. 

 

Kiai Marzuki, sapaan akrabnya optimis keharmonisan Jawa Timur bisa terjaga di tangan Nico yang merupakan warga asli Surabaya.

 

"Ini merupakan panggilan khidmat untuk Irjen Nico kembali ke kampung halamannya," tambahnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Irjen Fadil mengungkapkan rasa syukurnya telah diberi amanah untuk menjaga Jawa Timur.

 

“Saya bersyukur diberi amanah untuk menjaga Jatim karena di sini banyak kiai khos yang sangat memberi manfaat kepada saya dan warga,” katanya.

 

Dirinya juga mengungkapkan, bahwa situasi damai yang terasa di Jatim sekarang tidak lepas dari peran kiai NU.

 

“Betapa beruntungnya bangsa ini khususnya Jawa Timur telah dianugerahi NU yang dijaga langsung oleh kiai-kiai khos” pungkas dia.

Iklan Hari Pahlawan