Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Kini Ruangan NU Jatim Diberi Nama Muassis Jamiyah

Kini Ruangan NU Jatim Diberi Nama Muassis Jamiyah
Ruangan di PWNU Jatim diberi nama pendiri jamiyah. (Foto: NOJ/JPd)
Ruangan di PWNU Jatim diberi nama pendiri jamiyah. (Foto: NOJ/JPd)

Surabaya, NU Online Jatim

Acara puncak resepsi hari lahir ke-98 Nahdlatul Ulama (NU) dan peluncuran program 1 abad di Jawa Timur menjadi momentum kian menahbiskan untuk cinta kepada pendiri jamiyah. Karena sejumlah nama muassis dijadikan sebagai nama ruangan di kantor yang beralamatkan di Jalan Masjid Al-Akbar Timur 9 Surabaya tersebut.

 

KH Abdussalam Sochib mengatakan bahwa untuk momen mempertingati Harlah NU tahun ini, salah satunya dengan meresmikan ruangan di gedung PWNU Jatim sebagai bentuk meneladani muaassis jamiyah.

 

“Pada malam hari ini, kita juga akan melaunching program satu abad Nadhdlatul Ulama. Selain itu, kita juga akan meresmikan berbagai ruangan yang ada di gedung PWNU Jawa Timur ini,” katanya saat memberikan sambutan, Ahad (28/02/2021).

 

Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif  Denanyar, Jombang itu menambahkan, dengan alasan dan keinginan luhur, ada beberapa ruangan atau lantai yang akan disematkan nama pendiri NU sebagai bentuk pengabadian.

 

“Untuk ngalap berkah dan mengabadikan nama-nama para muassis Nahdlatul Ulama,” tambah cucu KH Bisri Syamsuri tersebut.

 

Gus Salam sapaan akrabnya menerangkan, di gedung PWNU Jatim setiap lantainya akan diberikan nama pendiri NU. Di antara namanya adalah KH Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahab Hasbullah dan KH Muhammad Bisri Syamsuri.

 

“Dimana di lantai tiga, kita namakan dengan ballroom KH Muhammad Hasyim Asy’ari, lantai dua kita namakan meetting room KH Abdul Wahab Hasbullah, dan lantai satu aula KH Muhammad Bisri Syamsuri,” terangnya.

 

Sebagai trah keluarga pendiri NU menambahkan, salah satu bentuk cinta juga akan diberikan nama perpustakaan sebagai perpustakaan KH Mahrus Ali. Hal tersebut sebagai penghargaan lantaran sebagai satu-satunya ulama yang pengabdikan paling lama di PWNU Jatim.

 

“Serta perpustakaan dengan nama KH Mahrus Ali yang merupakan rais pertama dan terlama di PWNU Jawa Timur,” pungkasnya.

 

Editor: Syaifullah 

Iklan promosi NU Online Jatim