Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Kiprah IPNU-IPPNU di Kampus dapat Membendung Paham Radikal

Kiprah IPNU-IPPNU di Kampus dapat Membendung Paham Radikal
Rapta dan Konfercom III PKPT IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan. (Foto: NOJ/M Faisol)
Rapta dan Konfercom III PKPT IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan. (Foto: NOJ/M Faisol)

Pasuruan, NU Online Jatim

Keberadaan Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) ternyata tidak semata sekumpulan mahasiswa. Yang lebih membanggakan, keberadaannya mampu membendung paham radikal yang kerap menyerang kampus.

 

“Peran PKPT di perguruan tinggi sangat penting karena bisa menanggulangi paham-paham radikal yang sekarang marak terjadi di kalangan mahasiswa,” kata Abdul Aziz, Sabtu (10/04/2021).

 

Hal tersebut disampaikan Pembina PKPT IPNU IPPNU Institut Teknologi Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan. Pandangan dikemukakan pada Rapat Anggota (Rapta) dan Konferensi Komisariat (Konferkom) III yang digelar di aula KH Ahmad Djufri Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan.

 

Lebih lanjut menurut Aziz, PKPT IPNU-IPPNU adalah wadah yang tepat untuk melahirkan pemimpin berpaham Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdiyah di masa mendatang. 

 

"Jika kita ingin mengikuti dan mau berproses ke dalam IPNU IPPNU, tidak akan terjerumus ke dalam paham radikal," ujar dosen ITSNU Pasuruan tersebut.

 

Ia juga berharap kepada pengurus PKPT IPNU IPPNU ITSNU STAIS Pasuruan masa khidmad 2021-2022 bisa mengispirasi PKPT dan PCNU yang lain baik tingkat regional, wilayah dan nasional. Hal tersebut dapat diwujudkan melaui tulisan yang ada di media sosial.

 

 

Sementara Imam Subondo selaku Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kabupaten Pasuruan mengapresiasi pengkaderan yang di ada di kampus setempat. Bahkan dalam perjalanannya banyak membantu menyapa kepengurusan di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang ada di tingkat kecamatan.

 

"Ada beberapa PAC yang belum tersentuh pada periode sebelumnya seperti PAC Kejayan Winongan dan Kraton, tetapi berkat pengkaderan PKPT di sini, seluruh PAC tersebut dapat dijangkau,” ujarnya.

 

Imam Subondo juga berharap PKPT IPNU-IPPNU bisa menanggulangi paham radikal di perguruan tinggi terutama di Kabupaten Pasuruan.

 

"Saya berharap dengan hadirnya PKPT di tengah mahasiswa dapat menanggulangi paham radikal melalui ber-IPNU IPPNU khususnya di Pasuruan," tegasnya.

 

Saiful Akbar selaku Ketua PKPT IPNU ITSNU STAIS priode (2020-2021) memberikan pesan kepada pengurus baru supaya bisa menjalan amanah yang diemban.

 

"Saya berharap semua bisa menjadi pengurus yang amanah, tanggung jawab dan bisa menjadi pemimpin di masa yang akan datang," ujar mahasiswa program studi teknologi hasil pertanian tersebut.

 

Penulis: M Faisol

 

PWNU Jatim