Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Kiprahnya Kian Dirasakan Warga, LAZISNU Krembung Sidoarjo Semakin Dipercaya

Kiprahnya Kian Dirasakan Warga, LAZISNU Krembung Sidoarjo Semakin Dipercaya
Penmgurus LAZISNU MWCNU Krembung Sidoarjo terus bergerak dan menggerakkan. (Foto: NOJ/Sutrisno)
Penmgurus LAZISNU MWCNU Krembung Sidoarjo terus bergerak dan menggerakkan. (Foto: NOJ/Sutrisno)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Kehadiran Nahdlatul Ulama di sejumlah kawasan hendaknya terus melayani masyarakat. Tidak semata melakukan penataan organisasi dan kelembagaan.

 

Seperti yang dilakukan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Krembung, Sidoarjo. Salah satunya adalah program dan target kegiatan berkelanjutan di tahun 2021.

 

Walaupun terjadi perombakan kepengurusan setelah ditinggalnya Ketua LAZISNU sebelumnya karena meninggal, tidak mengurangi semangat para kader dan pengurus untuk terus bergerak dan menggerakkan. Hal tersebut dibuktikan dengan agenda beberapa kali rapat terbatas pengurus bersama pengurus. Termasuk silaturahim dan koordinasi yang dilakukan di rumah Ketua MWCNU Krembung, H Suyanto di Desa Keper, Selasa (29/12/2020) malam. 

 

Dalam perjalanannya, lembaga keuangan umat di bawah naungan MWCNU Krembung yang baru berumur 2 tahun tersebut kini sudah mulai dikenal dan dirasakan manfaatnya bagian sebagain kalangan Nahdliyin khususnya. Pasalnya dari pengelolaan hasil Kotak Infaq (Koin) NU yang dipanen setiap Jumat Legi oleh 20 Pengurus Ranting NU di Kecamatan Krembung tersebut telah diberikan untuk beberapa kegiatan. Di antaranya  pembangunan gedung MWCNU Krembung, santunan anak yatim, khitanan massal dan bantuan kebencanaan, serta santunan shabibul musibah yang dilakukan oleh UPZIS dan JPZIS Ranting se-MWCNU Krembung.

 

"Dari laporan bendahara, LAZISNU sudah mentasyarufkan biaya pembangunan gedung MWCNU Krembung ini sekitar Rp154 juta. Nah, ternyata dari yang receh ini bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang besar jika dikelola dengan baik" kata HM Suyanto.

 

Ketua MWCNU Krembung tersebut menjelaskan bahwa semenjak pandemi Covid-19 pada awal 2020 ini memang Kegiatan di semua tingkatan juga dihentikan. Sehingga penarikan Koin NU dari LAZISNU juga berhenti sekitar 6 bulan lebih.

 

Namun kegiatan terkait  pencegahan Covid-19 tetap digalakkan oleh Satgas NU Peduli. Termasuk salah satunya adalah LAZISNU sebagai penyumbang dana dalam kegiatan yang bekerja sama dengan Banom MWCNU Krembung.

 

“Seperti penyemprotan disenfektan, pembagian padasan dan upaya upaya pencegahan Covid-19 melalui kegiatan sosialisasi dan lain-lain,” jelasnya.

 

Sementara semenjak ditunjuknya Wakil Ketua LAZISNU  Achmad Wahyudi sebagai Pelaksana Tugas Ketua LAZISNU Krembung, ada beberapa program dan agenda yang harus dituntaskan. Di antaranya melaksanakan rapat dan koordinasi terbatas yang salah satu hasil kesepakatan dengan MWCNU adalah mengubah prosentase pembagian hasil panen KOIN NU. 

 

"Jadi dalam rapat pertama sudah kita sepakati bahwa pembagian prosentasenya adalah cashback 30 persen untuk ranting, 30 persen untuk MWCNU, 10 persen untuk BOP,” katanya.

 

Sedangkan selebihnya diprioritaskan juga untuk merealisasikan 4 pilar LAZISNU yakni  kesehatan dan pendidikan. “Masing-masing sosial keagamaan dan kebencanaan, untuk kegiatan produktif dan kas ke PCNU,”  kata Achmad Wahyudi.

 

Dalam Laporan 2 bulan terakhir Oktober sampai November ini , yang sudah kembali aktif memanen adalah 10 dari 20 ranting. Sehingga total keuangan yang berhasil dihimpun oleh bendaha NU-Care LAZISNU Krembung adalah sejumlah Rp 12.732. 700,- 

 

"Dikarenakan ada sebagian ranting yang masih belum optimal, agenda kita nanti adalah turba ke ranting-ranting sekaligus mengidentifikasi masalah yang menjadi kendala selama ini," terang Wahyudi.

 

Sedangkan sebagai wujud apresiasi kepada ranting yang paling aktif dan disiplin dalam memanen KOIN NU, LAZISNU MWCNU Krembung memberikan dukungan bantuan 20 dus air meniral di periode November. Juga pemberian dua rompi untuk petugas penarik kaleng KOIN NU bagi ranting yang aktif setor tiap bulannya.

 

"Ini kita lakukan untuk memberikan motivasi dan semangat bagi ranting-ranting yang lain, sekaligus memberikan kesan bahwa semua keuangan LAZISNU dari umat akan kembali pada umat juga," pungkasnya.

 

Editor: Syaifullah

Iklan promosi NU Online Jatim