Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Kisah Marwoto Mengadu ke Kiai Lantaran Nama

Kisah Marwoto Mengadu ke Kiai Lantaran Nama
Marwoto bersama Denbaguse Ngarso dan Suraji (ilustrasi: Suraji)
Marwoto bersama Denbaguse Ngarso dan Suraji (ilustrasi: Suraji)

Marwoto sumpek, sebab ia merasa namanya jelek, dan sama sekali nggak gaul. Ketinggalan jaman. Bikin dia minder. 

 

Akhirnya ia sowan ke kiai, dan meminta agar namanya diganti yang lebih keren, kekinian.


 
"Siapa bilang Marwoto itu nama yang jelek?" kata kiai setelah mendengar curhatan. “Namamu itu termuat dan diabadikan dalam Al-Qur’an."

 

"Beneran, kiai?" Marwoto mulai gembira setengah tidak percaya.

 

"Coba dengar ini, Innashofa wal MARWATA min sya'aairillah. Nah, MARWATA, jelas kan? Lha wong haji saja manggil namamu kok!”

 

Marwoto pulang dengan bangga dan percaya diri.

 

Sumber: KHMuhammad Zaki Hadziq, Tebuireng

Iklan Hari Santri