Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

KMNU UB Gelar Pelantikan Pengurus secara Virtual

KMNU UB Gelar Pelantikan Pengurus secara Virtual
Gelaran pelantikan pengurus KMNU UB secara daring. (Foto: NOJ/Eko)
Gelaran pelantikan pengurus KMNU UB secara daring. (Foto: NOJ/Eko)

Malang, NU Online Jatim

Pelantikan pengurus Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Universitas Brawijaya (UB) periode 2020-2021 telah digelar pada Kamis (07/01/2021). Acara ini dilaksanakan secara daring mengingat pandemi Covid-19 yang masih merebak. 

 

Kendati demikian, pelantikan dan pembaiatan pengurus KMNU UB 2020-2021 tetap berjalan dengan lancar. Pengurus baru yang berjumlah 33 orang mengikuti ikrar pelantikan yang dibacakan oleh Pembina KMNU UB. Acara pelantikan ini dihadiri oleh Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Lowokwaru Malang dan sejumlah badan otonom NU lainnya di lingkungan UB.

 

Perwakilan Ketua Umum KMNU 2019-2020, Kaayyin Royyan Aroba menyampaikan pesan agar pengurus baru dapat meningkatkan eksistensi organisasi.

 

"Harapannya nama-nama pengurus baru dapat membawa semangat baru, harapan baru dan dedikasi baru kepada KMNU UB agar dapat mencapai puncak kejayaannya pada kepengurusan periode ini. Saya yakin amanah tidak salah memilih pundak,” katanya.

 

Pembina KMNU UB, Mufid Zamrony mengungkapkan bahwa produktivitas KMNU UB semakin meningkat dari tahun ke tahun.

 

“Secara kuantitas dan kualitas ada peningkatan dari tahun ke tahun. Bahkan sekarang sudah berdiri KMNU UB di Kediri. Saya harap di tahun 2021, tahun penuh harapan pasca pandemi, teman-teman KMNU tetap bisa kreatif dalam berorganisasi dan berdakwah,” ungkapnya.

 

Ketua MWCNU Lowokwaru, Gus Mujib Shovy berharap agar KMNU bisa menjadi tonggak untuk menyebarkan paham ahlussunnah wal jama’ah di kampus.

 

“Kita harus menyebarkan Islam ahlussunnah wal jama’ah. Saya berharap KMNU bisa berjuang di semua organisasi kampus baik di tingkat jurusan, fakultas dan universitas. Semoga langkah rekan sahabat mendapat ridha Allah SWT,” harapnya.

 

Ketua KMNU UB terpilih, M Abdul Kholid menyampaikan ajakan untuk  berjuang di NU karena NU merupakan jam’iyah yang diridhai Allah.

 

“KH Hasyim Asy’ari dawuh bahwa barang siapa yang mau mengurus NU akan dianggap sebagai santrinya dan barang siapa yang menjadi santrinya maka akan didoakan khusnul khotimah beserta anak-cucunya. Maka, kita tidak akan rugi justru keberkahan akan menghampiri selama kita berkhidmah,” terangnya.

 

 

Editor: Risma Savhira

F1 Promosi Iklan