Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Komisi E DPRD Jatim Harap Pemerintah Realisasikan Program Bantuan Nutrisi

Komisi E DPRD Jatim Harap Pemerintah Realisasikan Program Bantuan Nutrisi
Aida Fitriati, Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur. (Foto: NOJ/dj)
Aida Fitriati, Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur. (Foto: NOJ/dj)

Surabaya, NU Online Jatim

Peningkatan kualitas kesehatan menjadi faktor penting untuk menghentikan laju penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, semua elemen masyarakat harus terus menyadari tentang pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitar. Hal tersebut selaras dengan ungkapan Aida Fitriati, Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur.

 

“Upaya meningkatkan kualitas kesehatan bisa dimulai dari lingkungan keluarga dan sekitar tempat tinggal. Diantaranya dengan membiasakan hidup bersih, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan,” katanya, Kamis (18/02/2021).

 

Menurut politisi asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) ini, pemerintah juga harus turut serta dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kesehatan. Namun tidak hanya itu, pemerintah juga harus berperan aktif untuk menyuplai kebutuhan nutrisi untuk masyarakat.

 

“Kesadaran hidup sehat ini harus terus dibangun lewat proses edukasi pemerintah maupun pengurus RT/RW. Juga pemerintah harus andil dalam memenuhi kebutuhan nutrisi bagi masyarakat termasuk anak-anak dan balita,” terangnya.

 

Oleh karena itu, anggota DPRD Jawa Timur daerah pemilihan Probolinggo-Pasuruan ini berharap agar Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk untuk menginisiasi program bantuan nutrisi yang diutamakan unuk balita, anak-anak, dan keluarga tidak mampu.

 

“Saya berharap pemerintah bisa merealisasikan program ini. Karena penting untuk meningkatkan imun agar tidak mudah terserang penyakit dan mencukupi kebutuhan gizi anak-anak supaya tumbuh sehat,” pungkasnya.

Bank Jatim (31/7)