Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Konfercab NU Pamekasan Bakal Dilaksanakan dengan Prokes, Ini Waktu dan Lokasinya

Konfercab NU Pamekasan Bakal Dilaksanakan dengan Prokes, Ini Waktu dan Lokasinya
Suasana rapat PCNU Pamekasan untuk persiapan Konfercab yang akan dilaksanakan Maret 2021. (Foto: NOJ/ Syarofi).
Suasana rapat PCNU Pamekasan untuk persiapan Konfercab yang akan dilaksanakan Maret 2021. (Foto: NOJ/ Syarofi).

Pamekasan, NU Online Jatim

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan mengumumkan jadwal Konferensi Cabang (Konfercab) yang akan dilaksanakan pada tanggal 6 Maret 2021 mendatang. Kegiatan tersebut direncanakan akan menerapkan protokol kesehatan apabila Pandemi Covid-19 belum selesai.

 

Pengumuman pelaksanaan Konfercab ini disampaikan Katib PCNU Pamekasan KH Abd Bari pada rapat bulanan yang berlangsung di kediaman Wakil Ketua PCNU Pamekasan KH Juhaidi di Desa Duko, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan.

 

"Konfercab kali ini akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 6 Maret 2021 di Pondok Pesantren Kebun Baru dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat," tegasnya.

 

Ia menambahkan, lokasi Konfercab kali ini ditetapkan berdasarkan hasil istikharah para masyayikh dari 7 tempat yang diusulkan sebelumnya. Adapun ketujuh lokasi tersebut yaitu di Pesantren Banyu Ayu,  Pesantren Bettet, Pesantren Polagen, Galis, Pesantren Panempan, Pesantren Sumber Anyar, Pesantren Panyeppen, dan Pesantren Kebun Baru.

 

"Namun setelah istikharah secara terbuka yang dipimpin langsung oleh KH Mudaststir Badruddin di PP Panyeppen di hadapan sekitar 10 orang PCNU yang menghadap beliau, maka istikharah terbaik mengarah ke Pesantren Kebun Baru, Desa Kacok. Kecamatan Palengaan," ungkapnya.

 

Dalam rapat ini juga menetapakn KH Zainul Hasan sebagai Ketua Panitia Konfercab mendatang. KH Zainul Hasan dalam kesempatan ini menyampaikan teknis pelaksanaan dan peserta Konfercab NU Pamekasan di tengah situasi pandemi.

 

“Untuk jumlah peserta akan dibatasi. Yang biasanya berkisar 1000 orang, kini hanya kisaran 495 orang dengan mengurangi utusan dari MWC. Yang biasanya setiap MWC 5 orang sebanyak 13 MWC se Pamekasan, kini hanya 2 orang. Untuk peserta utusan ranting tetap yaitu 2 orang terdiri dari rais dan ketua, sebanyak 195 ranting se Pamekasan. Ditambah dari lembaga dan Banom masing-masing 2 orang dan panitia," tegas Wakil Ketua PCNU Pamekasan itu.

 

Selain itu, untuk waktu pelaksanaan juga dipangkas. "Waktu juga akan di perpendek. Yang awalnya 2 hari, kini di usahakan menjadi satu hari dengan mengurangai satu komisi yaitu komisi bahtsul masa'il hanya waqi'iyah. Yang biasanya ada dua yaitu waqi'iyah dan maudlu'iyyah. Hal ini dilakukan karena saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19," imbuhnya.

 

 

Sementara itu, untuk pemilihan syuriyah dan tanfidziyah ada perbedaan. Untuk syuriyah dilakukan dengan sistem Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa).

 

“Sementara tanfidiyah dilakukan dengan usulan dari peserta secara demokrasi meskipun kita tahu aklamasi bagian dari demokrasi," pungkas Wakil Dekan 3 Fakultas Tarbiyah IAIN Madura tersebut.

 

Editor: Romza

Iklan promosi NU Online Jatim