Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Kopri STAINU Pacitan Peringati Hari Ibu dengan Sedekah Jilbab

Kopri STAINU Pacitan Peringati Hari Ibu dengan Sedekah Jilbab
Aksi sedekah jilbab oleh Kopri PK STAINU Pacitan. (Foto: NOJ/Risalatul Mu'awanah)
Aksi sedekah jilbab oleh Kopri PK STAINU Pacitan. (Foto: NOJ/Risalatul Mu'awanah)

Pacitan, NU Online Jatim

Berbagai kalangan memiliki aneka cara dalam memperingati hari ibu, Selasa (22/12/2020). Dari yang sifatnya pribadi, hingga kelembagaan. Prinsipnya mengingatkan kiprah tidak tergantikan dari sosok ibu.

 

Cara berbeda dilakukan Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) Pengurus Komisariat (PK) Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Pacitan. Yang dilakukan adalah dengan menggelar kegiatan sedekah jilbab. 

 

“Aksi ini dilaksanakan di perempatan Penceng, Pacitan,” kata Yulia Windasari, Selasa (22/12/2020).

 

Ketua Kopri PK STAINU Pacitan tersebut mengemukakan bahwa kegiatan sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan para ibu. Juga bentuk sosialisasi kepada masyarakat akan keberadaan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang mana Kopri ada di dalamnya.

 

“Karena itu sasaran dari kegiatan ini adalah ibu-ibu pengendara roda dua yang melewati perempatan Penceng,” ujarnya.

 

Dijelaskannya bahwa jilbab yang disedekahkan diperoleh dari internal Kopri PK STAINU Pacitan sejak beberapa bulan sebelumnya. Jilbab yang digunakan sebagai penutup aurat bagi muslimah tersebut diharapkan dapat memberikan fungsi bukan sekadar sebagai hiasan.

 

“Kami memang tidak memberikan bunga, harapan kami ketika memberikan jilbab akan memberikan nilai fungsi bukan hanya sebagai pajangan,” terangnya.

 

Disampaikan bahwa dengan aksi sedekah jilbab ini dirapakan para ibu tahu bahwa di Pacitan ada organisasi mahasiswa yang bernama PMII. "Dan mereka tidak ragu lagi untuk menyarankan anaknya bergabung karena kita sudah melakukan pendekatan sejak awal,” tutur Yulia, sapaan akrabnya.

 

Dirinya berharap setelah diadakannya kegiatan lapangan seperti ini, anggota Kopri PK STAINU Pacitan tidak jenuh dan lebih semangat dalam mengadakan kegiatan.

 

“Tidak dipungkiri kalau kita selalu mengadakan kegiatan di dalam ruangan itu pasti akan jenuh dan menimbulkan rasa malas. Dan ketika kita melakukan kegiatan dengan terjun ke lapangan secara langsung, cukup memberikan stimulus semangat Kopri,” pungkasnya.

 

Penulis: Risalatul Mu'awanah

Editor: Syaifullah

Iklan promosi NU Online Jatim