Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Lakpesdam Malang bersama Kampus Desa Lakukan Psikososial Tahap Dua

Lakpesdam Malang bersama Kampus Desa Lakukan Psikososial Tahap Dua
Psikososial atau trauma healing oleh Relawan Lakpedam Malang dan Kampus Desa di Kampung Dandang Majangtengah Dampit pada Ahad (25/04/2021). (Foto: NOJ/Moch Miftachur Rizki)
Psikososial atau trauma healing oleh Relawan Lakpedam Malang dan Kampus Desa di Kampung Dandang Majangtengah Dampit pada Ahad (25/04/2021). (Foto: NOJ/Moch Miftachur Rizki)

Malang, NU Online Jatim

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Malang menggelar psikososial atau trauma healing di Kampung Dandang, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilakukan dengan kerja sama bersama Kampus Desa pada Ahad (25/04/2021).

 

“Saat ini kami menggarap beberapa aspek yang jarang disentuh oleh lembaga lain. Karena kalau kami bergerak di bidang logistik sudah ada yang menangani seperti halnya NU Peduli, Lembaga Amil, Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU), dan lain sebagainya. Oleh karena itu kami menggandeng Kampus Desa untuk melakukan pendampingan psikis warga terdampak bencana terutama pada anak. Kegiatan ini biasa kita sebut trauma healing,” kata H Abdul Malik Karim Amrullah, Ketua PC Lakpesdam NU Kabupaten Malang.

 

 Dr Amka sapaan akrabnya menyampaikan sejumlah progress dari kegiatan trauma healing yang sudah berjalan selama dua pekan ini.

 

“Alhamdulillah kegiatan ini sudah berjalan dua pekan. Pekan lalu kami fokus pada pendampingan psikis di Dampit. Dan pekan ini kami melakukan pendampingan psikis di lokasi yang berbeda. Saat ini kami sudah melakukan tinjauan ke lokasi secara langsung di Wirotaman, Ampelgading untuk melakukan pendataan, agar pekan depan kami bisa langsung bergerak di Ampelgading dengan personil yang lengkap sesuai keluhan yang ada," terangnya.

 

Ia menambahkan, ke depan akan membentuk tim untuk menunjang keberlanjutan kegiatan ini.

 

"Nantinya untuk menunjang keberlanjutan kegiatan ini maka kami akan melakukan pembentukan agen pendamping psikis di masing-masing wilayah terdampak, hal ini dikarenakan keterbatasan relawan psikis yang ada pada saat ini,” imbuhnya.

 

Ia berharap kegiatan yang dilakukan oleh Lakpesdam NU yang bekerja sama dengan Kampus Desa ini bisa berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

 

“Kami berharap kegiatan ini bisa meringankan beban dari warga terdampak utamanya dari sisi kejiwaan dan mental yang terganggu setelah terjadi gempa. Tentunya semoga kegiatan ini berlanjut dengan baik tanpa ada kendala yang signifikan,” pungkas Dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tersebut.

 

Selain itu Founder Kampus Desa juga memaparkan bentuk kerja samanya dengan Lakpesdam NU pada kegiatan ini.

 

“Kampus desa yang mengorganisir relawan psikososial yang berasal dari mahasiswa dan alumni Psikologi beberapa kampus di Malang. Relawan ini tentunya sudah teruji dalam hal penangan psikis warga terdampak bencana. Rencananya kami akan melakukan pembentukan agen untuk penanganan psikis warga terdampak bencana di masing-masing daerah terdampak,” jelas Dr Mohammad Mahpur, Founder Kampus Desa.

 

Beberapa rangkaian dari pendampingan psikis atau trauma healing kali ini di antaranya yakni pembukaan dan salam sapa kepada anak-anak, perkenalan dan pendekatan masing-masing anak. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan kuis dan pembagian hadiah, serta permainan untuk mengasah otak dan kecerdasan.

 

Editor: Risma Savhira

F1 Bank Jatim  Syariah 17/9