Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

LAZISNU di Sumenep Mulai Kirim Material untuk Bedah Rumah Dluafa

LAZISNU di Sumenep Mulai Kirim Material untuk Bedah Rumah Dluafa
Ketua NU-Care LAZISNU MWCNU Pragaan, Sumenep kawal pengiriman bahan-bahan bangunan ke tempat bedah rumah. (Foto : NOJ/ Firdausi).
Ketua NU-Care LAZISNU MWCNU Pragaan, Sumenep kawal pengiriman bahan-bahan bangunan ke tempat bedah rumah. (Foto : NOJ/ Firdausi).

Sumenep, NU Online Jatim

Setelah melakukan survei lokasi dan musyawarah internal dengan melibatkan tokoh masyarakat dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Pragaan Daya II, maka KH. Ahmad Junaidi Mu'arif, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan menginstruksikan untuk mendatangkan bahan-bahan bangunan ke rumah Maswa di Dusun Rembang, Desa Pragaan Daya.

 

K. Ach Subairi Karim, Pembina NU-Care Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) MWCNU Pragaan meminta kepada Ketua LAZISNU untuk mengambil seluruh bantuan donatur.

 

"Segera dijemput kepada para donatur agar bahan-bahan bangunan segera sampai ke lokasi," ujar Wakil Ketua MWCNU Pragaan.

 

Kesigapan Lazisnu Pragaan

Setelah mendapatkan instruksi, K. Muhris Baharun menjemput bantuan donatur ke rumahnya masing-masing.

 

Ketua NU-Care LAZISNU MWCNU Pragaan tersebut menjelaskan bahwa data donatur yang telah terestimasi kebutuhan anggaran bedah rumah Maswa Rp. 47.139.000,-

 

"Ada yang sudah menyetorkan dan ada pula yang belum. Oleh karenanya kami mohon doanya kepada segenap nahdliyin untuk mendukung program unggulan kami yang sudah berjalan kedua kalinya," harapnya.

 

Sementara jika ada donatur lainnya, dirinya sangat terbuka untuk menerima bantuan tersebut.

 

Alumni pondok pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo tersebut menjelaskan, dana yang terkumpul dibelanjakan untuk bahan-bahan bangunan. "Alhamdulillah, hari ini kami bisa mendatangkan sebagian bahan-bahan bangunan ke pekarangan rumah ibu Maswa. Seperti batu gunung 5 pick up, serassak atau pasir 5 pick up, batu bata putih sebanyak 2.000 buah, genting sebanyak 2.000 buah, kawat ukuran 10x10 sebanyak 9 buah," terangnya, Jum'at (25/09).

 

Ia juga menyampaikan kepada ibu Maswa bahwa akan mendatangkan kembali bahan-bahan bangunan lainnya secara bertahap. "Mohon bersabar ya bu dan mohon doanya agar kami kuat menjalankan amanah ini," katanya.

 

Pada saat yang sama H. Hamdani SH menambahkan bahwa rencana pembongkaran dan peletakan batu pertama masih menunggu hasil istikharah mustasyar.

 

Wakil Bendahara MWCNU Pragaan tersebut menegaskan bahwa saat proses pembenahan bangunan akan melibatkan warga setempat dan badan otonom NU untuk meringankan para tukang bangunan. "Kami ucapkan terimakasih kepada para donatur yang telah mempercayakan infaqnya kepada Lazisnu," ungkapnya.

 

Wajah sumringah terpancar dari keluarga ibu Maswa setelah melihat secara langsung sebagian bahan-bahan bangunan sampai di depan rumahnya yang sudah reyot.

 

Ditengah keterpurukan ekonomi dan Covid-19 keluarga ibu Maswa sangat berharap kepada NU agar merealisasikannya hingga akhir. "Ya Allah, terimakasih nak, semoga kebersamaan tim terus terjalin dan mendapat kekuatan ghaib dari para muassis," doanya.

 

Editor : Romza

PWNU Jatim Harlah