Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

LAZISNU Jatim Salurkan Bantuan untuk Pemuda yang Kakinya Melepuh

LAZISNU Jatim Salurkan Bantuan untuk Pemuda yang Kakinya Melepuh
Lukman saat menerima bantuan uang tunai dari LAZISNU Jatim. (Foto: NOJ/Istimewa)
Lukman saat menerima bantuan uang tunai dari LAZISNU Jatim. (Foto: NOJ/Istimewa)

Surabaya, NU Online Jatim

Setiap orang berharap dapat hidup sesuai harapan. Dalam doa yang dipanjatkan setiap waktu, memohon dijauhkan dari aneka bencana. Akan tetapi dalam kenyataannya, hal tersebut kadang jauh dari yang di angan.

 

Kondisi tersebut mungkin pantas bila disematkan kepada Lukman Hakim. Karena sudah setahun ini, pria berusia 34 tahun tersebut tidak bisa bekerja lagi. Padahal, dirinya harus menghidupi ibunya yang sudah berusia 75 tahun. 

 

Sehari-hari Lukman hanya duduk dan terbaring di ranjang akibat kondisi kakinya yang semakin lama kian parah. Kulit dan daging di kedua kakinya terus mengelupas, membusuk dan membuat tulangnya terlihat. 


Sebelumnya, pemuda asal Trowulan, Mojokerto ini bekerja sebagai pekerja informal di tempat pengolahan limbah dan barang bekas di dekat rumahnya.

 

“Penghasilan yang tidak seberapa itu ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bersama ibunya yang sudah berusia senja,” kata A Afif Amrullah, Rabu (20/01/2021).
 

Meski begitu, ia adalah pemuda yang memiliki jiwa sosial yang hebat. Di sela-sela waktunya, selalu menyempatkan diri untuk syiar agama dan membantu sesama dengan aktif di Barisan Ansor Serbaguna alias Banser. 

Lukman semakin merasa terpukul saat ibunya wafat pada 21 Desember 2020 lalu, Di saat yang sama, luka di kakinya semakin parah dan membuatnya tak kuat menahan derita. Ia harus segera mendapatkan tindakan medis intensif agar penyakit ini tidak semakin parah.

 

“Jika tidak mendapatkan tindakan tersebut dalam waktu dekat akan berakibat pada kehilangan kaki dan masa depannya. Selama ini ia menjalani rawat jalan di rumah sakit di kawasan Mojokerto dengan biaya seadanya,” ungkap Ketua Pengurus Wilayah (PW) NU Care Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Timur tersebut.

 

Afif menceritakan, PW LAZISNU Jatim telah melakukan kunjungan langsung ke kediaman Lukman untuk memberikan bantuan awal. Hal itu guna kesembuhan dari penyakit yang diderita selama ini.

 

“Selasa 19 Januari lalu, LAZISNU Jatim silaturahmi ke rumah Lukman di Triwulan dan menyerahkan bantuan awal senilai Rp10 juta untuk digunakan biaya berobat dan keperluan lain,” jelas dosen Universitas Sunan Giri (Unsuri) Surabaya tersebut.

 

Dijelaskan pula bahwa selama ini kalau sudah melakukan penggalangan dana, baik secara online dan online. Dari penggalangan dana tersebut, memperolah bantuan sekitar Rp18 juta.

 

“Mulai 5 Januari kami melakukan penggalangan dana melalui mekanisme transfer dan website galang dana online. Alhamdulillah banyak yang peduli dan membantu. Sampai hari ini terkumpul dana Rp18 juta lebih,” akunya.

 

Dari bantuan yang diberikan oleh NU Care-LAZISNU Jatim, Lukman sudah bisa berobat langsung ke ahli medis perawatan luka di Ngoro, Mojokerto. Bahkan di antar jemput oleh ambulans atas bantuan dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Banser, dan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Mojokerto.

 

 “Alhamdulillah perkembangannnya sangat baik. Daging di kakinya sudah tumbuh dan menutupi tulang yang sebelumnya sempat terlihat akibat luka yang parah itu,” ungkapnya.

 

Di akhir penjelasan, Afif mengucapan terima kasih kepada sukarelawan yang telah membantu pembiayaan Lukman. Besar harapan segera membaik berkat dari bantuan tersebut.

 

“PW LAZISNU Jatim mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada para donatur yang telah percaya dan membantu sahabat Lukman. Kita doakan terus semoga ia segera sembuh,” pungkasnya.

 

Editor: Syaifullah

PWNU Jatim Harlah