Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

LAZISNU Ponorogo Distribusikan 2000 Kotak Infaq

LAZISNU Ponorogo Distribusikan 2000 Kotak Infaq
Kotak Infaq NU Care - LAZISNU Kabupaten Ponorogo yang dititipkan di salah satu tempat usaha warga. (Foto: NOJ/ Zaen Muhammad).
Kotak Infaq NU Care - LAZISNU Kabupaten Ponorogo yang dititipkan di salah satu tempat usaha warga. (Foto: NOJ/ Zaen Muhammad).

Ponorogo, NU Online Jatim

Dalam rangka berupaya melayani umat, tim NU Care-LAZISNU Kabupaten Ponorogo menyebarkan 2000 kotak infaq. Sasaran pendistribusikan kotak infaq ini adalah resto, cafe dan toko-toko di tengah kota Ponorogo, Sabtu (23/01/2021).

 

Setidaknya ada 4 petugas yang sudah mendistribusikaan puluhan kotak dari total 2000 kotak infaq beberapa hari terakhir.

 

Muklas, penanggungjawab pendistribusian kotak infaq NU Care-LAZISNU Kabupaten Ponorogo yang hari ini bertugas bersama timnya mengaku memiliki banyak pengalaman baru dalam berinteraksi dengan pemilik usaha. Baik di toko, resto dan tempat-tempat makan di wilayah Ponorogo. Diantaranya ada penolakan yang sempat membuat surut semangat hingga semangat membara ketika diterima.

 

"Para pemilik toko yang kita coba titipi ada yang respon baik dan menolak. Ya ada down juga. Tapi mesti pasang muka tebal," kata Muklas.

 

Ia mengungkapkan, ada pula target sasaran penitipan kotak infaq yang mendapat penolakan karena sudah ada banyak kotak amal dari berbagai penggalang dana. "Meski demikian responnya sangat baik. Dan kita sangat menghormati itu," paparnya.

 

Sementara itu, Sartono pemilik angkringan Cak Khasan yang sempat ragu dengan tim distribusi Koin NU akhirnya dengan senang menerima titipan kotak infaq. "Khawatir sih, takutnya niat baik malah disalahgunakan. Nah tadi setelah tau ini resmi lembaga NU. Akhirnya saya terima,"ungkapnya.

 

Sementara itu, di tim Yoga dan Kaka El-Fikri menceritakan buah manis bertemu dengan Owner Caffe Lain Hati. "Awalnya kita sempat ragu diterima. Soalnya pemiliknya perawakannya bukan orang sini. Tapi kita justru mendapat senyum manis dan kotak ditempatkan di kasir tanpa ragu," jelas Kaka.

 

 

Sementara itu Haji Thohir Fauzi, Ketua NU Care-LAZISNU Kabupaten Ponorogo menambahkan, tim yang diturunkan setiap harinya dilengkapi dengan surat izin, berseragam dan menggunakan mobil operasional milik lembaga yang sudah dibranding. Hal itu untuk meningkatkan kepercayaan warga akan niat baik bahwa kotak Infaq tersebut nantinya bisa memberi manfaat bagi warga Ponorogo.

 

"Semoga setiap harinya personil kami mendapatkan ridlo Allah dan terus diberi kelancaran dalam pendistribusian," pungkasnya.

 

Editor: Romza

PWNU Jatim Harlah