Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

LDNU Kabupaten Kediri Siapkan Kader Penggerak Dakwah NU

LDNU Kabupaten Kediri Siapkan Kader Penggerak Dakwah NU
Acara pendidikan penggerak dakwah NU oleh LDNU Kabupaten Kediri. (Foto: Istimewa)
Acara pendidikan penggerak dakwah NU oleh LDNU Kabupaten Kediri. (Foto: Istimewa)

Kediri, NU Online Jatim

Lembaga Dakwah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LD PCNU) Kabupaten Kediri menyelenggarakan Pendidikan Penggerak Dakwah Nahdlatul Ulama (PPDNU) sebagai upaya memperkuat ajaran Ahlussunah wal Jamaah Annahdliyah di Aula Islamic Center Multazam Al Hadi Badas Kabupaten Kediri pada Jumat (07/05/2001).

 

Acara ini digelar selama tiga hari di bulan Ramadlan dimulai hari Jum'at, 26 - 28 Ramadhan. Acara dibuka oleh ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Kediri KH Muhammad Makmun Mahfudz dan ditutup oleh Rais Syuriah KH Busyrol Karim.

 

Ketua LD-PCNU Kabupaten Kediri Kiai Asyhari berharap dengan diselenggarakan kegiatan ini akan terwujud sinergitas dakwah NU secara massif di semua lini, di semua tingkatan umur, dan di semua komunitas profesi. Beliau juga berharap, pendidikan ini dapat menjadi modal bagi peserta untuk berdakwah lingkup banomnya masing-masing.

 

"Sinergitas dengan semua kalangan dalam Dakwah Islam Aswaja sangat penting untuk meraih hasil dakwah yang maksimal," ungkapnya dalam keterangan tertulis diterima pada Ahad (09/05/2021).

 

Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) KH Agus Salim mengapresiasi pengkaderan yang dilakukan LD PCNU Kediri. Ia berpesan seluruh peserta PPDNU agar memahami Islam dari berbagai aspek, yaitu aspek Syariah, Thoriqoh, dan Hakikat.

 

"Dengan menguasai dan mengamalkan semua aspek tersebut, maka para dai penggerak NU akan mudah diterima masyarakat, lembut, santun, dan berkahlak dalam berdakwah," kata kiai akrab disapa Abi itu.

 

"Jika dalam berdakwah hanya fokus pada aspek syariat saja maka akan keras, radikal dalam menyampaikan dakwahnya, dengan menggabungkan ketiganya, maka akan tercipta dakwah yang ramah," sambung Abi.

 

Abi juga berpesan kepada peserta agar menjadi kader penggerak dakwah untuk dirinya, keluarganya, dan umat di lingkungannya masing-masing.

 

“Dai Penggerak NU itu harus jemput bola dan membentuk simpul-simpul dakwah agar dakwah NU dapat menyebar sampai pada lapisan masyarakat paling bawah. Karena saat ini masih banyak dari warga NU yang amaliahnya NU, namun fikrah dan harakahnya berseberangan dengan NU. Inilah tantangan dan tugas kader-kader PPDNU sekarang dan di masa yang akan datang," pesan Abi.

 

Editor: Nur Faishal

F1 Promosi Iklan