Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Lebaran, Pelajar NU Bojonegoro Manfaatkan dengan Vaksinasi

Lebaran, Pelajar NU Bojonegoro Manfaatkan dengan Vaksinasi
Vaksinasi yang dilaksanakan oleh IPNU-IPPNU Bojonegoro. (Foto: NOJ/LNR)
Vaksinasi yang dilaksanakan oleh IPNU-IPPNU Bojonegoro. (Foto: NOJ/LNR)

Bojonegoro, NU Online Jatim

Salah satu respons Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kabupaten Bojonegoro untuk turut serta mencegah penyebaran virus Covid-19 adalah dengan melaksanakan vaksinasi untuk anggotanya.

 

Sekretaris IPNU Bojonegoro Azza Aliefudin Hilmi menjelaskan, penyelenggaraan vaksin Sinovac itu merupakan hasil kerjasama PC IPNU-IPPNU dengan Dinas Kesehatan Bojonegoro dan berlangsung di Rumah Sakit Muna Anggita.

 

Ada sebanyak 41 kader IPNU-IPPNU Bojonegoro yang mengikuti vaksinasi ini. Kuota tersebut sesuai dengan jumlah yang diajukan oleh pengurus PC IPNU-IPPNU Bojonegoro kepada Dinas Kesehatan setempat.

 

"Jumlah kuota vaksin ini 18 untuk pengurus IPNU dan 23 untuk IPPNU," kata Azza kepada NU Online Jatim, Senin (17/05/2021).

 

Vaksinasi ini menjadi upaya pencegahan atas penyebaran virus Covid-19 sekaligus bekal imunitas kader IPNU-IPPNU yang nantinya akan dihadapkan dengan berbagai kegiatan.

 

"Apalagi momentum Lebaran seperti ini yang rentan dengan pertemuan dan arus tatap muka semakin erat," ujar Azza.

 

IPNU-IPPNU Bojonegoro mantan melaksanakan vaksinasi karena sudah dijelaskan oleh Majelis Ulama Indonesia bahwa vaksin yang digunakan di Indonesia halal dan aman untuk kesehatan.

 

"Jika terindentifikasi keluhan atau masalah kesehatan pada pasien yang akan divaksin, tentu akan dicegah terlebih dulu. Dan Alhamdulillah, teman-teman IPNU-IPPNU lolos screening dan bisa mengikuti vaksinasi," papar Azza.

 

Ia menghimbau kepada pengurus IPNU-IPPNU Bojonegoro untuk senantiasa menata niat dan berikhtiar mencegah penyebaran virus. Bahwasanya pandemi belum berakhir dan virus Covid-19 itu nyata. Karenanya, ia mengajak kader IPNU IPPNU untuk mengikuti peraturan pemerintah serta mematuhi protokol kesehatan.

 

Editor: Nur Faishal

F1 Promosi Iklan