Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Lewat Ratibul Haddad, Nahdliyin di Ponorogo Doakan Indonesia Bebas Corona

Lewat Ratibul Haddad, Nahdliyin di Ponorogo Doakan Indonesia Bebas Corona
Pembacaan ratibul haddad sesuai protokol kesehatan. (Foto: NOJ/Yoga)
Pembacaan ratibul haddad sesuai protokol kesehatan. (Foto: NOJ/Yoga)

Ponorogo, NU Online
Warga Nahdlatul Ulama atau Nahdiyin Desa Panjeng, Jenangan, Ponorogo menggelar ratibul haddad dan pengajian kitab hujah Ahlussunah wal Jama'ah. Hal tersebut dilakukan untuk tolak bala terhadap virus Corona. Kendati peserta terbatas karena harus mematuhi standar protokol kesehatan, acara berlangsung lancar. 

 

Kiai Nur Sholihin selaku mubalig pengajian mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk mendoakan saudara-saudara khususnya umat Muslim untuk terhindar dari wabah. 

 

"Kita saat ini mendoakan seluruh kawasan di wilayah Ponorogo khususnya dan Indonesia pada umumnya bisa masuk zona hijau," kata kiai yang juga Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Ponorogo tersebut, Selasa (23/6).

 

Dirinya mengungkap acara ini diadakan dengan peserta terbatas dan tetap mematuhi standar protokol kesehatan. Sehingga jumlah peserta tidak lebih dari 30 orang, mengenakan pakai masker, dan hand sanitiser turut disediakan. 

 

Hal senada juga disampaikan Kiai Yatimun bahwa pengurus mengadakan kegiatan dengan berbagai pertimbangan utamanya untuk mendoakan saudara-saudara khususnya umat Islam. Juga karena Desa Panjeng masuk si zona hijau.

 

"Semoga yang kita lakukan mendapat ridha Allah dan Corona segera diangkat, serta saudara yang diisolasi di Ponorogo baik di RSUD Harjono, rumah sakit rujukan dan tempat isolasi lain di Indonesia segera bisa kembali ke rumah masing-masing dan normal kembali," harapnya.

 

Sementara itu, Ayyi selaku Ketua Pengurus Ranting NU Desa Panjeng menambahkan acara ini memang sudah rutin, namun demikian sempat vakum akibat pandemi. Namun karena sudah masuk kawasan atau zona hijau dan pesertanya terbatas hingga patuh standar protokol kesehatan, sehingga majelis kembali dapat digelar. 

 

"Kali ini, kita khusus mendoakan Nahdiyin Panjeng dan seluruh Indonesia tetap mendapat perlindungan Allah dan dijauhkan dari Corona,” pungkasnya.

 

Kontributor: Yoga
Editor: Syaifullah 
 

Iklan promosi NU Online Jatim