Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Lomba Shalawat An-Nahdliyah di Sumenep Warnai Harlah NU

Lomba Shalawat An-Nahdliyah di Sumenep Warnai Harlah NU
Lomba shalawat An-Nahdliyah oleh MWCNU Pragaan, Sumenep. (Foto: NOJ/Firdausi)
Lomba shalawat An-Nahdliyah oleh MWCNU Pragaan, Sumenep. (Foto: NOJ/Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

Shalawat An-Nahdliyah yang diciptakan oleh almaghfurlah KH Hasan Abdul Wafi, Paiton, Probolinggo merupakan rangkaian shalawat dan doa kepada Allah SWT. Keberadaannya sekaligus menunjukkan tujuan Nahdlatul Ulama kepada masyarakat.

 

Di Pekan Rajabiyah dan Hari Lahir (Harlah) ke-98 NU, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan, Sumenep, menggelar lomba shalawat An-Nahdliyah. Kegiatan dipusatkan depan halaman kantor MWCNU setempat, Selasa (16/02/2021).

 

Kiai Hasbullah Marzuq yang didaulat sebagai ketua panitia menjelaskan bahwa lomba sebagai salah satu bagian dari rentetan Pekan Rajabiyah yang digelar setiap tahun.

 

Wakil Ketua MWCNU Pragaan tersebut mengutarakan bahwa lewat cara inilah generasi muda NU gemar bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Juga meneguhkan pendirian jamiyah.

 

"Alhamdulillah, pagelaran tahunan ini diikuti 35 peserta yang datang dari berbagai kecamatan. Ada yang berasal dari Kecamatan Batang-Batang, Pasongsongan, Bluto, Lenteng, Dasuk, Kalianget, Batuan, dan Kepulauan Kangean, dan lainnya," terangnya.

 

Untuk lomba shalawat An-Nahdliyah akan digelar selama dua hari, yakni 16 hinga 17 Februari 2021. Pada malam pertama yang tampil 19 peserta dan untuk malam kedua 16 peserta.

 

"Sebenarnya banyak yang mendaftar, namun panitia menutupnya mengingat deadline sudah berakhir," ujarnya.

 

Tenaga pendidik Pondok Pesantren Al-Ihsan Jaddung tersebut menegaskan bahwa, acara ini bekerja sama dengan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta'lif wan-Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Sumenep.

 

"Di bulan Rajab ini, ada yang berbeda dari tahun sebelumnya. Maksudnya, lomba ini di live streaming di channel YouTube PCNU Sumenep," ungkapnya.

 

Di kesempatan berbeda, Kiai Muhammad Hilman Ma'mun yang didaulat sebagai dewan juri menjelaskan kriteria penilaian.

 

"Di lomba ini, kami memprioritaskan pada 3 poin. Yakni, lagu, falsafah, dan keutuhan," pungkas alumni Pondok Pesantren Annuqayah daerah Latee Guluk-guluk tersebut.

 

Acara yang bertajuk islami ini dipandu oleh Gus Mufti Ali.

 

Editor: Syaifullah

Iklan promosi NU Online Jatim