Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

LP Ma’arif Dukun Gresik Blusukan ke Pasuran-Malang-Jombang

LP Ma’arif Dukun Gresik Blusukan ke Pasuran-Malang-Jombang
Rombongan LP Ma'arif NU Dukun, Gresik, di kediaman Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, Gasek, Malang. (Foto: NOJ/M Syafik Hoo)
Rombongan LP Ma'arif NU Dukun, Gresik, di kediaman Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, Gasek, Malang. (Foto: NOJ/M Syafik Hoo)

Gresik, NU Online Jatim

Pengurus LP Ma’arif NU Dukun, Kabupaten Gresik, keliling ke Pasuruan dan Malang selama dua hari, Sabtu-Ahad (18-19/09/2021). Rupanya, hal itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-92 LP Ma’arif NU.

 

Di Pasuruan, pengurus LP Ma’arif NU Dukun berziarah di makam tokoh NU yang juga dikenal sebagai waliyullah, yakni Mbah Hamid. Setelah dari Pasuruan, rombongan kemudian bergeser ke Kota Malang lalu bersilaturrahim di kediaman Ketua Pengurus Wilayah NU Jawa Timur di Gasek, KH Marzuki Mustamar.

 

Di Malang pula, rombongan LP Ma’arif NU Dukun kemudian bersilaturrahim dengan sejumlah akademisi Universitas Islam Malang dan dilanjutkan studi banding di MI Miftahul Ulum, Kecamatan Batu. Safari kemudian dilanjutkan berziarah ke makam para pendiri NU di Pesantren Tebuireng, Jombang.

 

Kegiatan itu bertemakan Berkhidmah Melalui Pendidikan Maarif yang Inovatif dan Responsif di Era digital. Kegiatan digelar untuk memberikan semangat pada LP Ma’arif secara organisasi dan bentuk khidmah kepada para muassis NU, serta menapaktilasi jejak para kiai dalam memperjuangkan pendidikan di NU.

 

“Di momen harlah Maarif ini kami ingin mencari inspirasi dan semangat baru dalam inovasi pendidikan dan pengalaman kepada tokoh dan kiai dalam perjuangan. Ini bisa ditindaklanjuti oleh masing masing kepala madrasah di lembaganya masing-masing," kata Ikhwan Haji, Ketua LP Ma’arif Dukun.

 

Ketua PWNU Jatim memberikan nasihat kepada rombongan LP Ma’arif NU Dukun agar di harlah Ma’arif ini perlu para guru diharapkan kembali menjadi guru yang sesungguhnya. “Karena mengajar anak anak, terutama tingkatan Madrasah Ibtidaiyah atau dasar, sangat penting.”

 

Editor: Nur Faishal


Editor:
F1 Promosi