Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Mahasiswa Alumni Pesantren Bahrul Ulum Gelar Rakornas Virtual

Mahasiswa Alumni Pesantren Bahrul Ulum Gelar Rakornas Virtual
Formabu menggelar Rakornas. (Foto: NOJ/A Muwaffaq)
Formabu menggelar Rakornas. (Foto: NOJ/A Muwaffaq)

Kediri, NU Online Jatim

Kebersamaan para mahasiswa dari berbagai kampus dengan pesantren yang sama harus terus digalakkan. Hal tersebut sebagai sarana untuk menjaga kebersamaan dan semangat sebagai sesama alumni.

 

Semangat itu juga yang mengemuka pada Sabtu (15/8) lalu di mana Forum Mahasiswa Alumni Bahrul Ulum (Formabu) melaksanakan kegiatan rapat koordinasi dan konsolidasi nasional pertama kali secara online.

 

Pantauan media ini, bahwa panitia memaparkan kegiatan digelar untuk menjalankan fungsi organisasi yakni koordinasi, konsolidasi, aksi, dan evaluasi.  "Ini merupakan kegiatan rutin internal Formabu dengan pengurus cabang se-Indonesia,” kata Dendi Abd Nashir selaku ketua panitia.

 

Dijelaskannya bahwa rencananya setiap triwulan atau maksimal dalam setiap semester akan diadakan Rakornas kembali.

 

Dikemukakan bahwa selama pertemuan online, hanya ada seorang pengurus cabang yang berhalangan hadir. Sehingga dalam pandangannya, kebersamaan sesama alumni demikian terjaga.

 

Secara terperinci peserta yang hadir adalah Himmaba Malang yakni Nuzulurr Rohman, Imabaya Surabaya (Farid firdaus), Himabi Jakarta (Gus Masrur), Himaju Jember (Gus Afda Nahied). Juga Himabu Yogya  (Syihabbudin), Himkabu Kediri yakni Bima Nur Fadhila, Himtabu Tulungagung oleh Anggaditya, Hikmajo Jombang (Abied Aula), Himada Sidoarjo yakni Dovi, Himabas Semarang oleh Riqan, Imabara Bandung adalah Akbar Maulana.

 

Ketua Formabu Hakka Ahmadia Mustawa menjelaskan bahwa Rakornas bertujuan agar kepengurusan alumni lebih adaptif, inovatif dan kreatif di tengah pandemi. "Sehingga Hima atau Ima tetap bisa eksis dalam berorganisasi," terangnya.

 

Dirinya menambahkan di acara sempat membahas pelatihan leadership yang dicanangkan sebelumnya. Bahwa yang akan diperkuat adalah keaswajaan, kelas pemikiran Mbah Wahab atau KH Abd Wahab Chasbullah. Namun semua masih tahap penggodokan rapat, yang rencananya pelatihan akan digelar secara online.

 

"Kemungkinan ada inovasi dalam pelaksanaan secara virtual,” pungkasnya.

Iklan promosi NU Online Jatim