Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Mahasiswa ITS Ciptakan Kamera Pengawas Pelanggar Prokes

Mahasiswa ITS Ciptakan Kamera Pengawas Pelanggar Prokes
Kamera Include pengawas pelanggar prokes buatan ITS ketika diujicoba. (Foto: ITS)
Kamera Include pengawas pelanggar prokes buatan ITS ketika diujicoba. (Foto: ITS)

Surabaya, NU Online Jatim

Sejumlah mahasiswa di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya membuat kamera cerdas yang berfungsi memelototi para pelanggar protokol kesehatan (prokes). Berbasis Internet of Things (Iot), alat tersebut diberi nama Include, Intelligent Camera System for Physical Distancing.

 

Tim yang mengagas Include itu terdiri dari Singgih Ardiansyah mahasiswa Departemen Teknik Komputer, Raul Ilma Rajasa mahasiswa Departemen Teknik Informatika, Arum Puspa Arianto mahasiswa Teknik Elektro Otomasi, dan Ilham Wahyu Eko Prasetyo mahasiswa Teknik Elektro).

 

Ketua tim Singgih Ardiansyah menjelaskan bahwa Include diintegrasikan dengan pengeras suara dalam suatu boks yang disebut boks Include dan dihubungkan dalam sebuah server sehingga bisa memproses data untuk mengetahui adanya indikasi pelanggaran. Mereka memanfaatkan library dan phyton untuk menganalisis adanya pelanggaran.

 

Server bekerja ketika kamera Include mendeteksi manusia. Server kemudian mengembalikan data hasil analisis apakah terjadi pelanggaran prokes atau tidak. Jika kamera menangkap orang terekam melakukan pelanggaran prokes, maka pengeras suara secara otomatis akan bekerja.

 

"Pengeras suara dari boks akan mengingatkan pelanggar untuk mematuhi prokes,” kata Singgih dalam keterangan tertulis diterima wartawan, Rabu (16/06/2021).

 

Selain itu, Singgih juga menjelaskan bahwa timnya juga membuat aplikasi bernama Include App. Aplikasi ini bisa membantu petugas yang ada di lapangan. Ketika terekam pelanggaran prokes lebih dari semenit, sistem akan mengirim notifikasi kepada petugas supaya menindaklanjuti.

 

Adanya koordinasi antara boks Include dengan petugas yang memantau aplikasi membuat alat tersebut semakin efektif. Guna menguji keefektifan itu, Singgih bersama timnya telah melakukan uji lapangan di salah satu minimarket. Ternyata itu berhasil.

 

Editor: Nur Faishal

Bank Jatim (31/7)