Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Mahasiswa Madura: Pengen Masuk Akpol Malah Dikirim ke Fisipol

Mahasiswa Madura: Pengen Masuk Akpol Malah Dikirim ke Fisipol
Fisipol UGM. (Foto: NOJ/DPI)
Fisipol UGM. (Foto: NOJ/DPI)

"Apa alasanmu masuk Fisipol?" seorang senior tanya mahasiswa baru, Abdul Gaffar Karim saat orientasi mahasiswa baru di UGM.

 

Panjang penjelasannya, kenapa dia milih Fisipol. Hanya saja dia tidak mau menjawab detail. Dia curiga seniornya itu tidak bakal sanggup mencerna.

 

 

"Saya pikir ini Akpol, mas. Ternyata Fisipol," jawab Gaffar.

 

Si mas melotot. "Sembarangan! Sini ikut." Gaffar diajaknya menjauh dari barisan.

 

Agak deg-degan, Gaffar ikuti langkah seniornya itu, sambil bersiap menunggu apa yang akan dia lakukan.

 

Di bawah tandon air besar, senior itu berhenti dan menatap tajam Gaffar. Dengan suara rendah berkata padanya: "Kamu asli Madura ya?"

 

"Lho kok tahu mas?"

 

"Saya dengar kamu tadi ngobrol dengan temanmu yang HI itu." Ohhh rupanya senior itu mendengar saat Gaffar berbincang dengan Muhsin Syihab, sahabat dari Madura.

 

"Iya mas, saya Madura." Gaffar masih agak penasaran kok hukumannya cuma diinterogasi soal daerah asal.

 

"Saya Madura juga," katanya. "Bangkalan. Kamu mana?"

 

"Sumenep mas."

 

"Beneran kamu sebenarnya pengen masuk Akpol?"

 

"Nggak mas, saya bercanda. Soalnya mas-mas pada terlalu serius gayanya."

 

Dia tertawa lalu menyuruh Gaffar kembali ke barisan.

F1 Promosi Iklan