Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Majukan Madrasah, Kemenag Jatim Gelar Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

Majukan Madrasah, Kemenag Jatim Gelar Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
Pergunu dan LP Maarif NU Jatim bersama Kakanwil Kemenag Jatim menandatangani kerjasama Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (NUOJ/Istimewa)
Pergunu dan LP Maarif NU Jatim bersama Kakanwil Kemenag Jatim menandatangani kerjasama Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (NUOJ/Istimewa)

Surabaya, NU Online Jatim
Madrasah adalah salah satu lembaga pendidikan yang memiliki kultur budaya dan karakter keislaman yang kental. Selain itu madrasah juga menjadi bagian yang tidak dipisahkan dari sistem pendidikan pesantren di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa peran madrasah bagi pendidikan keagamaan Islam di Indonesia sangat penting.

 

Atas dasar tersebut Pimpinan Wilayah Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (PW LP Ma’arif NU) Jawa Timur bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur menandatangani naskah kerjasama Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Madrasah di kantor Kemenag Provinsi Jawa Timur pada Selasa 27/10/2020.

 

Acara tersebut dihadiri Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Dr. H Ahmad Zayadi, M. Pd. dan Ketua PW LP Ma’arif NU Jawa Timur Noor Shodiq Askandar.

 

Dalam sambutannya Ahmad Zayadi mengungkapkan bahwa, madrasah perlu mendapat perhatian yang lebih. Oleh karena itu, saat ini mulai dilakukan program pengembangan guru madrasah.

 

“Madrasah adalah bukti dari sejarah panjang pendidikan keagamaan di Indonesia. Dan madrasah memiliki identitas yang khas dengan pesantren dan ulama. Hal ini harus kita jaga, sebagai bagian dari merawat tradisi dan budaya. Maka program PKB menjadi langkah yang tepat,” ungkap Ahmad Zayadi.

 

Dirinya melanjutkan bahwa Kemenag Jawa Timur nantinya akan berkolaborasi dengan LP Ma’arif NU terkait program PKB.

 

“Kami saat ini mendapatkan amanah untuk menjalankan program PKB. Nantinya akan ada pelatihan guru madrasah yang dibantu oleh LP Ma’arif NU,” lanjutnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Noor Shodiq Askandar atau Gus Shodiq berterimakasih kepada Kemenag Jawa Timur yang ikut membantu pengelolaan madrasah sampai saat ini.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemenag yang sampai hari ini mendampingi kamu dalam mengelola madrasah. Bahkan sebanyak 4.235 kepala madrasah telah mendapatkan sertifikat dari kerjasama BDK Kemenag,” ujarnya.

 

Gus Shodiq melanjutkan, bahwa lulusan madrasah memiliki ciri khusus yang berbeda dengan lulusan sekolah lain.  “Lulusan madrasah memiliki pengetahuan yang luar bisa. Sehingga pendidikan madrasah harus menciptakan kekhasan dalam pendidikan yang identik dengan pintar dan benar. Maka dari itu mengawal guru madrasah merupakan langkah yang tepat untuk peningkatan kompetensi,” pungkasnya.

 

Editor: Rofi'i Boenawi

Iklan promosi NU Online Jatim