Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Manfaat Koin NU, LAZISNU di Sidoarjo Santuni Puluhan Yatim dan Dluafa

Manfaat Koin NU, LAZISNU di Sidoarjo Santuni Puluhan Yatim dan Dluafa
UPZIS LAZISNU Ranting Wadungasih, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo menyalurkan santunan untuk puluhan anak yatim dan dluafa setempat, Kamis (29/04/2021). (Foto: NOJ/LYR)
UPZIS LAZISNU Ranting Wadungasih, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo menyalurkan santunan untuk puluhan anak yatim dan dluafa setempat, Kamis (29/04/2021). (Foto: NOJ/LYR)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Berbagi kebahagian bersama yatim dan dluafa di bulan suci Ramadlan yang penuh berkah ini sudah menjadi tradisi bagi umat muslim, khususnya nahdliyin.

 

Unit Pengelola Zakat, Infaq, Shadaqah (UPZIS) Lembaga Amil Zakat, Infaq, Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Ranting Wadungasih, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo menyalurkan santunan untuk puluhan anak yatim dan dluafa, yang dipusatkan di Masjid Nurul Huda desa setempat, Kamis (29/04/2021).

 

Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Wadungasih, HM Jalis Ulama, mengajak segenap nahdliyin Desa Wadungasih untuk peduli dengan anak yatim dan dluafa. Dirinya mengajak lembaga-lembaga peduli anak yatim yang ada di tingkat RW setempat agar berkolaborasi dengan LAZISNU.

 

“Karena yang menangani lembaga-lembaga ini sama-sama orang NU dan sumber dananya juga dari warga NU. Akan lebih baik lagi manakala lembaga-lembaga tersebut bisa berkolaborasi dengan LAZISNU yang berada di bawah naungan NU, seperti kegiatan santunan hari ini,” katanya.

 

Sementara itu, menurut Ketua UPZIS LAZISNU Ranting Wadungasih Sugino, kegiatan santunan yatim dan dluafa yang digelar hari ini dikemas dalam acara peringatan Nuzulul Qur’an. Sekaligus dalam rangka menyukseskan program ‘Ramadlan Bangkit Bersama’ yang dicanangkan Pengurus Pusat (PP) LAZISNU.

 

“Kami hari ini menyalurkan santunan untuk 30 anak yatim masing-masing mendapatkan santunan berupa uang tunai Rp 150 ribu. Kemudian santunan bagi 53 dluafa berupa uang tunai senilai Rp 100 ribu dan beras 5 kilogram,” ujar Sugino kepada NU Online Jatim.

 

Lebih lanjut ia menegaskan, sebagian besar sumber dana untuk santunan ini berasal dari perolehan kaleng koin NU Peduli yang tersebar di kawasan tersebut.

 

“Saat ini kaleng Koin NU yang sudah tersebar sekitar 200 kaleng dengan perolehan rata-rata per bulan Rp 7 juta. Harapan kami ke depan kaleng yang disebarkan semakin banyak, perolehannya juga meningkat, sehingga yang ditasharufkan bisa lebih banyak lagi,” tegasnya.

 

Ivan, salah seorang anak yatim penerima santunan yang masih duduk di bangku kelas IX SMP ini mengaku senang setelah menerima santunan tersebut.

 

“Terima kasih LAZISNU dan para donatur. Semoga LAZISNU ke depan menjadi lebih baik lagi, bertambah sukses, dan maju,” ucapnya.

 

Dalam kesempatan ini anak yatim dan semua yang hadir diajak berdoa bersama untuk para muassis NU dan para prajurit TNI AL awak KRI Nanggala 402 yang gugur dalam tugas.

 

Editor: Risma Savhira

F1 Promosi Iklan