Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Menambah Skill, Banser Bojonegoro Latihan Gabungan Bersama Dishub

Menambah Skill, Banser Bojonegoro Latihan Gabungan Bersama Dishub
Banser Bojonegoro sedang melakukan latihan gabungan bersama Dishub dan Satlantas. Foto: NOJ/M.Yazid
Banser Bojonegoro sedang melakukan latihan gabungan bersama Dishub dan Satlantas. Foto: NOJ/M.Yazid

Bojonegoro, NU Online Jatim
Melihat tingginya data angka kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di Kabupaten Bojonegoro, membuat Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Bojonegoro, Jawa Timur menggelar latihan gabungan banser lalu lintas (Latgab Balantas). Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan anggotanya dalam membantu Kamseltibcarlantas (Keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas) di kota Ledre.

 

Bertempat di uji kir Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro, Jawa Timur Sabtu (12/9), seluruh peserta tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Dalam latihan gabungan juga menghadirkan pemateri dari Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Bojonegoro, Jawa Timur.

 

Dengan mengenakan seragam lengkap, sekitar 100 peserta dari Banser dan Dishub mendapatkan materi tentang 12 gerakan mengatur lalu lintas. "Latihan gabungan dengan Banser ini sebuah kebanggaan. Kedepan semoga lebih maksimal," kata Kabid Lantas Dishub Bojonegoro, Didik.

 

Lebih lanjut Didik menjelaskan dengan menggandeng Ansor Bojonegoro, akan memiliki manfaat besar untuk pengaturan lalu lintas. Sebab, anggota Banser tersebar di semua desa. "Sehingga ini akan menjadi awal yang baik, kerjasama yang baik harus tetap terjaga," terangnya.

 

Sementara itu Kanit Dikyasa Lantas Polres Bojonegoro, Jawa Timur Iptu Sudirman mengisi materi latihan gabungan yang diikuti 50 banser dan 50 petugas Dishub menekankan peningkatan kapasitas peserta dalam mengatur lalu lintas. "Ada sekitar 12 gerakan lalu lintas yang akan dipelajari," ungkap anggota polisi berpangkat balok dua dipundaknya.

 

Ketua PC GP Ansor Bojonegoro Mustakim menuturkan, kader Banser yang menjadi peserta ini cukup ketat, dari sekitar 5.000 Banser, namun hanya 50 banser yang lolos verifikasi. Pasalnya disetiap tingkatan baik PAC di Kecamatan maupun di Ranting atau desa, dipastikan ada anggota Banser.

 

"Sehingga Banser yang mengikuti Latgab Balantas ini memiliki amanat untuk menyebarkan ilmunya dari pelatihan, kepada anggota banser lainnya. Harus menularkan ilmunya kepada anggota yang juga berada di desa-desa," harapnya sambil menunjuk peserta Latgab Balantas (Banser Lalu Lintas).

 

Tampak para peserta dari Balantas dan Dishub begitu semangat mengikuti pelatihan bersama, meskipun terkena terik matahari. Seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius, mulai materi siap sempurna, menghentikan kendaraan atau arus lalu lintas dari segala arah. Serta menghentikan arus didepan petugas, dari belakang petugas dan sikap petugas mengatur lalu lintas lainnya termasuk penggunaan peluit saat pengaturan. 

 

Editor: Ayun 

Iklan promosi NU Online Jatim