Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Menuju Aswaja-Materialis, Buku Gugatan Epistemik Karya Nahdliyin Sumenep

Menuju Aswaja-Materialis, Buku Gugatan Epistemik Karya Nahdliyin Sumenep
Sampul buku 'Menuju Aswaja-Materialis' karya Moh. Roychan Fajar. (Foto: NOJ/IB)
Sampul buku 'Menuju Aswaja-Materialis' karya Moh. Roychan Fajar. (Foto: NOJ/IB)

Sumenep, NU Online Jatim

Setelah melalui proses panjang dalam merampungkan naskah, buku yang semula berawal dari buah pemikiran Moh. Roychan Fajar, sang penulis, semenjak masih berada di pondok pesantren, kemudian menjadi kerangka pemikiran yang ia himpun dari dialog, debat dan perenungan, kini telah berhasil diselesaikan. 

 

Menuju Aswaja-Materialis: Aswaja, Sains Marxisme dan Post-Moderatisme Islam adalah judul bukunya yang diterbitkan oleh Inteligensia Media dan Transisi Publishing dengan nomor International Standard Book Number (ISBN): 978-623-654-873-8.

 

"Alhamdulillah. Akhirnya naskah ini selesai. Namun penulis perlu menggarisbawahi satu hal: selesainya naskah ini bukan berarti usainya isi, pemikiran, atau substansi, yang terkandung di balik abjad yang berbaris rapi di naskah ini. Akan tetapi, menjadi momen awal, dimana hipotesis-hipotesis pemikiran dalam naskah ini akan diuji ulang, dikembangkan dan diperluas; melalui ruang-ruang perdebatan, kritik dan sanggahan. Tentu saja secara ilmiah," ungkapnya. 

 

Buku ini hadir sebagai sebuah gugatan epistemik atas wacana dan kajian-kajian Aswaja yang selama ini menjadi lokus amaliyah sosial-keagamaan Nahdliyin yang tentu masih terdapat berbagai problematika di dalamnya. 

 

Pria yang akrab disapa Roychan ini mengaku bahwa saat ini Aswaja kehilangan nilai-nilai progresif dan emansipatifnya. Seolah-olah menjadi ajaran yang bisu di atas berbagai problem-problem struktural yang hari ini berlangsung karena kapitalisme-neoliberal yang sangat ekspansif. 

 

"Sebagai kerangka teoritis, Aswaja-Materialis hadir sebagai 'gugatan epistemik' atas wacana dan kajian-kajian Aswaja, yang selama ini dominan dikampanyekan dalam studi Islam arus utama, yang nampaknya kini cenderung elitis, hiper-moderat dan ideasional; teralienasi dalam problem-problem struktural yang sengit dan keras di akar rumput," paparnya. 

 

Maka, Roychan menuangkan ide dan gagasan kritisnya melalui buku ini dengan menggunakan pendekatan, manhaj al-fikr dan metodologinya dari Sains Marxisme. Sebagai gugatan epistemik, tentu konsepsi teoritis yang dibangun dalam buku ini nampak baru.

 

Kendati demikian, dirinya yang juga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Guluk-Guluk ini menegaskan bahwa konsepsi teoritis tersebut diproyeksikan untuk membangun spirit perjuangan kelas di akar rumput. Tentu dalam bingkai ideologi Aswaja. 

 

"Aswaja dalam pendekatan ini tidak lagi hadir dalam bentuknya yang hiper-moderat dan ideasional sebagaimana yang selama ini dominan dikampanyekan dalam studi Islam arus utama. Namun sebaliknya, hadir dengan wujud yang lebih 'segar' dan lebih progresif yang nantinya diproyeksikan sebagai pijakan teoritis dalam membangun spirit perjuangan kelas di akar rumput," tulis Roychan dalam poster Pre-Order bukunya. 

 

Atas buah pemikiran yang berhasil dituangkan dalam buku Menuju Aswaja-Materialis ini, dirinya menyampaikan terimakasih kepada banyak pihak utamanya Gus Muhammad Al-Fayyadl yang bersedia memberi catatan kritis atau pengantar, Kiai A. Dardiri Zubairi dan Ahmad Sahidah yang telah memberi testimoni.

 

"Bagi yang berminat untuk terlibat dalam perdebatan dan diskursus Aswaja dan Marxisme ini, silahkan bisa memesan," pungkasnya. 

 

Hari ini, Jum'at 23 April 2021 penerbit membuka Pre-Order hingga 5 Mei 2021 mendatang. Untuk informasi pemesanan bisa menghubungi nomor 081 3310 11042. 

 

Penulis: Ibnu Abbas

 

Editor: Nur Faishal​​​​​​​​​​​​​​


F1 Promosi Iklan