Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Merasakan Sensasi Nasi Kikil Kesukaan Gus Dur

Merasakan Sensasi Nasi Kikil Kesukaan Gus Dur
Warung Abang Nasi Kikil Kesukaan Gus Dur di kawasan Mojosongo, Diwek, Jombang. (Foto: NOJ/Ss)
Warung Abang Nasi Kikil Kesukaan Gus Dur di kawasan Mojosongo, Diwek, Jombang. (Foto: NOJ/Ss)

Jombang, NU Online Jatim

KH Abdurrahman Wahid memang telah lama tiada. Kendati demikian, kiai yang lebih akrab disapa Gus Dur tersebut menyisakan banyak kenangan bagi para pecintanya.

 

Aneka penyambutan dilakukan, termasuk saat peringatan hari lahir putra KH Wahid Hasyim tersebut, Senin  (7/9/2020). Sejumlah nuansa Gus Dur dimuculkan kembali, sebagai bukti kangen dan merasa kehilangan atas kepergiannya.

 

Yang juga layak untuk dikenang adalah keberadaan warung yang ada di kawasan Jalan KH Hasyim Asy’ari, Mojosongo, Diwek, Jombang. Warung tersebut secara terbuka menyebut:  Nasi Kikil Kesukaan Gus Dur yang bukan setiap petang hingga dini hari.

 

Warung ini juga berjejer dengan yang lain dan menawarkan menu yang sama, nasi kikil. Hanya saja, karena dicat merah, membuat terlihat mencolok dibandingkan lainnya. Nasi Kikil Warung Abang ini tidak pernah sepi dari pengunjung.

 

Perbedaan lain dengan tempat makan lain, saat masuk di warung ini terpampang foto sejumlah tokoh yang pernah singgah dan tentu saja merasakan sensasi menunya. Di sana ada Presiden keempat RI KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Putri Gus Dur Yeni Wahid, pengacara Hotman Paris, dan sejumlah tokoh lain.

 

Siti Munazilah, pemilik warung mengatakan bahwa warunganya pertama kali didirikan oleh mendiang sang nenek. Berikutnya yakni sejak tahun 1995 dikelola ibu kandungnya, Siti Qoirumlah. Dengan demikian, Munazilah dan tiga saudara kandungnya menjadi generasi ketiga yang meneruskan bisnis kuliner ini.

 

"Dulu itu kan Gus Dur sering makan di sini. Biasanya ya pesen itu, lodeh kikil sama lidah sapi," ujar Siti.

 

Harga nasi kikil di warung ini tergolong murah. Pembeli hanya perlu membayar Rp 15.000 untuk seporsi nasi kikil ditambah berbagai macam lauk, mulai dari lidah sapi, daging sapi, hingga paru. Nasi kikil di tempat ini disajikan di atas daun pisang sehingga membuat rasanya lebih sedap.

 

Penasaran kan? Ayo merapat meskipun dengan tetap menjaga jarak, menggunakan masker dan sering cuci tangan.

Iklan Hari Pahlawan